Berita Solo Terbaru

Kondisi Masjid Raya Sheikh Zayed Solo : Dibanjiri Pengunjung, Disebut Sehari Ada 5.000 Kendaraan

Usai dibuka untuk umum, Masjid Raya Sheikh Zayed Solo terus dipadati pengunjung.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin
Suasana kendaraan dari pengunjung di Masjid Raya Sheikh Zayed, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Sabtu (4/3/2023). Sejak dibuka beberapa hari lalu, masjid dipenuhi pengunjung. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Usai dibuka untuk umum, Masjid Raya Sheikh Zayed Solo terus dipadati pengunjung.

Itu terlihat dari karcis parkir yang berada di kawasan masjid di Gilingan, Kecamatan Banjarsari.

Salah satu petug parkir, Widyasmartanto mengungkapkan, setiap hari dari pagi hingga malam ada ribuan kendaraan pengunjung.

"Ada 4.000-5.000 kendaraan," terang dia kepada TribunSolo.com, Sabtu (4/3/2023).

Terlebih kata dia, usai dibuka pada Rabu (1/3/2023) lalu, kendaraan mengalami peningkatan cukup pesat di antaranya motor.

"Setelah dibuka ini motor cukup banyak. Empat kali lipat dari biasanya. 1.000 unit juga ada," tuturnya.

Selain itu, sejak dibika untuk umum para pengunjung menjadi lebih lama berada di masjid.

Sebab, mereka bisa berkeliling di dalam bangunan masjid dan melaksanakan sholat berjamaah.

"Pas belum dibuka sebentar. Setelah dibuka cukup lama. Sholat habis maghrib nunggu isya," tuturnya.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Ambulans Dinos Sukoharjo Vs Truk Tangki Pertamina: Terobos Marka, Sopir Ngantuk

Baca juga: Isi Khotbah Jumat di Masjid Sheikh Zayed Solo : Khatibnya Sheikh Mohammed Moaad, Beri Pesan Syaban

Menurut dia, pengelolaan parkir di sekitar masjid dilakukan oleh warga sekitar dengan tarif bervariasi.

"Tarif motor Rp 2.000. Mobil Rp 3.000-Rp 5.000," tuturnya.

Dengan demikian, jika dihitung maka untuk motor bisa mencapai Rp 2 juta.

Sedangkan mobil pribadi setidaknya bisa menembus Rp 9 juta, di mana sebagian disetorkan ke kas kampung dan Dinas Perhubungan (Dishub).

"Ada kas ke kampung ada yang ke Dishub," tuturnya.

Saat ini pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah, untuk sementara mobil pribadi menempati badan jalan depan masjid.

"Bus hanya drop langsung keluar. Tidak boleh parkir di sini. Elf masih boleh. Sementara di sini. Kita belum tahu keputusannya nanti kaya apa," tuturnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved