Klaten Bersinar

Diresmikan Bupati Sri Mulyani, Kini Masjid Nur Azizah Dipakai Gembleng Ketakwaan ASN saat Ramadan

TribunSolo.com/Ibnu Dwi Tamtomo
Jemaah duduk bersila saat mendengarkan khotib memberikan kuliah tujuh menit usai pelaksanaan salat zuhur, Senin (03/04/2023). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Menyemarakkan bulan Ramadan 1444 Hijriah, sejumlah 21 aparatur sipil negera (ASN) akan menjadi pengisi khotbah di Masjid Nur Azizah. 

Khotbah tersebut akan dilaksanakan usai salat zuhur berjamaah di masjid kompleks Pemerintah Kabupaten Klaten. 

Kegiatan tersebut merupakan gagasan dari Pengurus Takmir Masjid Nur Azizah.

Diungkapkan Ketua Pengurus Takmir Masjid Nur Azizah sekaligus Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Klaten, Amin Mustofa bahwa gagasan tersebut untuk memakmurkan masjid khususnya di bulan Ramadan. 

Selain itu juga untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan para ASN terutama di saat menjalankan ibadah puasa.

“Takmir masjid sudah menyusun jadwal. Ceramah ba’da zuhur itu bisa diikuti dari hari Senin sampai Kamis selama bulan Ramadan," ungkapnya. 

Lebih lanjut, Amin mengungkapkan, jika 21 ASN yang bertugas merupakan pejabat di lingkungan Pemkab Klaten. 

"Ada 21 ASN yang ditugaskan untuk mengisi ceramah. Ada unsur pejabat eselon II sampai pegawai pelaksana. Tema ceramah bisa terkait keutamaan bulan Ramadan atau amalan," jelas Amin. 

Ia berharap, kegiatan tersebut dapat menguatkan persatuan dalam kegiatan keagamaan.

Baca juga: Ajak Warga Ngabuburit di Taman Kuliner MPP, Bupati Sri Mulyani Bagikan Voucher Makan Gratis

"Tapi yang terpenting temanya adalah memperkuat ukhuwah dan persatuan sebagai sesama anak bangsa. 

"(Nantinya) dai dari kader ASN ini diharapkan bisa menjadi bekal terjun ceramah di masyarakat sekaligus perekat umat” ucap Amin.

Terkait kegiatan ketakmiran di Masjid Nur Azizah, Amin menerangkan jika tugas ketakmiran itu tidak saja memakmurkan masjid. 

Namun, juga dalam memberikan pelayanan kepada umat untuk menjalankan ibadah.

“Sejak diresmikan Bupati Klaten Sri Mulyani awal tahun 2022, Masjid Nur Azizah sudah bisa digunakan salat Jumat. Jadi ASN Klaten tidak harus meninggalkan komplek kerja, sekedar untuk menjalankan sholat Jumat," ujar Amin. 

Amin menerangkan, masjid tersebut tidak hanya digunakan untuk ibadah wajib saja namun juga dilakukan kegiatan lainnya yang bertujuan meningkatkan keimanan.

"Selain kajian, tadarusan tiap Kamis pagi secara zoom meeting, dari takmir masjid juga ada kegiatan hadroh dari kalangan ASN Klaten," terang Amin.

Untuk diketahui, Masjid Nur Azizah kompleks Pemkab Klaten pada hari Jumat, 21 Januari 2022 lalu.  

Masjid tersebut terletak di salah satu sudut gedung Pemkab Klaten, tepatnya disamping persis gedung Kantor Bupati Klaten.  

Masjid dengan luas 600 meter persegi itu dibangun dengan  model joglo dengan ornamen ukir kayu jati yang mampu menampung jamaah sekitar 400 orang. (*)