Berita Solo

Sidak Daging di Solo, Dinas Datangi Pasar Nusukan dan Sekitar Stasiun Jebres, Ada Temuan Cacing Hati

Ada temuan cacing hati dalam sidang yang dilakukan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Solo.

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Adi Surya Samodra
Temuan cacing hati di hati sapi yang dijual pedagang di suatu lapak daging daerah Jebres, Kota Solo, Jumat (14/4/2023). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Solo melakukan pengecekan daging di lokasi, Jumat (14/4/2023). 

Dari pantauan TribunSolo.com, ada dua tim yang diterjunkan dinas tersebut untuk proses pengecekan daging

Pasar tradisional hingga distributor daging sapi menjadi sasaran pengecekan. 

Diantaranya, CV Lembu Katon, Pasar Nusukan, dan pedagang di sekitar Stasiun Jebres

Dispangtan Kota Solo mendapati sejumlah temuan, diantaranya hati sapi yang didalamnya terdapat cacing hati. 

"Kalau hati sapi terkena cacing hati itu bentuk secara umum sama, hanya jika kita dilihat warna bintik bintik putih itu yang jadi rumahnya (cacing hati)," kata Kepala Bidang (Kabid) Veteriner Dispangtan Kota Solo, Agus Sasmito. 

"Kemudian jika kita potong ada bagian mengeras ada seperti saluran yang berwarna hijau bunyi kres kalau dipotong," kata dia. 

"Dari situ keluar cacing hati bentuknya pipih kemudian panjangnya kurang lebih 5 cm, warnanya transparan itu indikasi ada cacing hati di hati sapi," tambahnya. 

Agus menyampaikan ada juga sejumlah daging sapi yang ditemukan dalam kondisi basah. 

Kondisi basah tersebut diduga karena daging tersebut dimasukan ke dalam mesin pendingin.

Baca juga: Wakil Bupati Boyolali Terjun Ikut Sidak Pasar, Temukan Roti Berjamur dan Kemasan Rusak

Bunga-bunga kristal yang awalnya nempel di daging kemudian mencair.

"Tadi juga ditemukan daging dari luar kota yang tidak membawa surat keterangan kesehatan produk asal hewan," kata Agus. 

"Ada perlemakan pada bagian limpa Itu kemudian kita ambil sampel untuk kita uji lab lebih lanjut," tambahnya. 

Babat daging sapi yang dijual salah seorang pedagang pun ditemukan cacing. 

Pedagang tersebut kemudian membersihkannya dengan air. 

"Untuk pedagang kita beri pembinaan selanjutnya, ketika membawa sampel daging (yang tidak higienis)," ujar Agus. 

"Kita imbau juga untuk membawa surat kesehatan produk asal hewan dari daerah asal," tambahnya. 

Agus juga menyarankan kepada pedagang daging agar tidak membalutnya dengan handuk. 

Itu bisa mengurangi higienitas daging sapi.

"Daging bagus cuma kain banyak kuman jadi terkontaminasi dari kain," ujar Agus. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved