Liga Inggris

Pasca Pecat Thomas Tuchel, Performa Chelsea Semakin Memburuk, Potter dan Lampard Tak Membantu

Performa Chelsea terus anjlok setelah memecat Thomas Tuchel pada September 2023 lalu. Kontribusi Graham Potter dan Frank Lampard belum maksimal.

Penulis: Tribun Network | Editor: Septiana Ayu Lestari
TribunSolo.com / AFP
Reaksi Thomas Tuchel saat final Carabao Cup Chelsea vs Liverpool di Wembley Stadium, 22 Februari 2022. (Michael Regan/Getty Images/AFP) 

TRIBUNSOLO.COM – Chelsea terseok-seok setelah memecat Thomas Thucel pada 7 September 2022 lalu.

Di liga lokal, Chelsea kini harus puas bertengger di peringkat 12 klasemen sementara Liga Inggris.

Jika tidak mampu memperbaiki performanya, bukan tidak mungkin Chelsea akan jatuh ke jurang degradasi.

Terakhir Chelsea baru saja kalah dari Arsenal pada Rabu (3/5/2023) dini hari WIB.

Baca juga: Liverpool Vs Fulham : The Reds Tanpa Firmino dan Keita, Juergen Klopp Ragu Turunkan Diogo Jota

Performa Chelsea tak kunjung membaik setelah merekrut Graham Potter.

Kemudian Potter dipecat pada 3 April 2023 lalu.

Tak berlangsung lama, Chelsea merekrut Frank Lampard sebagai pelatih interim hingga akhir musim.

Menariknya, Chelsea lebih sering kalah saat ditangani Graham Potter dan Frank Lampard.

Baca juga: Liverpool Mau Gembosi Newcastle United, Siapkan Uang Besar untuk Tebus Bruno Guimaraes

Bahkan, jumlah kekalahan selama ditangani dua manajer terakhir ini lebih banyak ketimbang Tuchel. 

Dilansir dari Transfermarkt, Thomas Tuchel mendampingi Chelsea dalam 63 pertandingan di Liga Inggris dan hanya menderita 11 kekalahan. 

Sementara itu, Chelsea menderita 12 kekalahan dari 27 pertandingan di bawah asuhan Graham Potter dan Frank Lampard

Bersama Graham Potter, Chelsea mengoleksi 7 kemenangan, 7 hasil imbang, dan 8 kekalahan. 

Adapun saat kembali dilatih Frank Lampard, Chelsea tanpa kemenangan alias selalu kalah dalam empat pertandingan Liga Inggris. 

(*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved