Klaten Bersinar
Arus Balik Lebaran Usai, Bupati Sri Mulyani Pastikan Perbaikan & Pemeliharaan Jalan Terus Berlanjut
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Bupati Klaten, Sri Mulyani memastikan pemeliharaan dan perbaikan sejumlah jalan rusak akan berlanjut meski arus mudik dan balik lebaran telah usai.
Hal itu demi menjamin rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan raya di Kabupaten Klaten.
Kepastian tersebut diungkapkan oleh Sri Mulyani disela-sela kesibukannya.
"Tetap lanjut," tegasnya, kepada TribunSolo.com, Rabu (3/5/2023).
"(Untuk) perbaikan jalan Klaten kita anggarkan dari APBD itu sekitar Rp 78 miliar, (selain itu) anggaran untuk pemeliharaan juga telah kita siapkan," lanjutnya.
Sri Mulyani menekankan, jika sejumlah perbaikan jalan telah dilakukan sebelum arus mudik berlangsung.
Ia berharap, dengan perbaikan jalan rusak, mampu membuat para pemudik yang pulang kampung ke Klaten dengan rasa aman dan nyaman.
"Untuk saat ini memang sudah tidak ada keluhan (jalan rusak)," tambahnya.
Meski arus balik yang selesai, namun pembukaan kembali semua akses jalan membuat kendaraan galian C atau truk urug tol mulai beroperasi kembali.
Sehingga, dengan mulai beroperasi truk uruk tol tersebut berpotensi menimbulkan kerusakan jalan yang dilalui.
"Kami setelah lebaran akan berkoordinasi dengan DPUPR dan JMM, untuk bersama-sama melaksanakan apa yang menjadi tanggung jawab masing-masing," katanya.
Baca juga: Jawab Pertanyaan Kaesang Soal Bioskop di Klaten, Bupati Sri Mulyani: Plasa Klaten Nanti Ada
Baca juga: Berikan Penghargaan Kepada 18 Guru dan Kepala Sekolah di Klaten, Ini Pesan Bupati Sri Mulyani
"Itu (perbaikan jalan) harus diselesaikan," jelas Sri Mulyani.
Pada kesempatan yang berbeda, diungkapkan Sub Koordinator Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Bidang Bina Marga, DPUPR Klaten, Agus Setyana, jika perbaikan jalan Kabupaten Klaten yang terlah diperbaiki mencapai 98 ruas jalan.
"Kita memperbaiki ruas jalan kabupaten sebanyak 98 ruas, total panjangnya hampir 200 kilometer," jelasnya.
Ia menambahkan, jika paket pemeliharaan 98 ruas jalan kabupaten itu menelan anggaran sekitar Rp 14 miliar.
"Selain pemeliharaan 98 ruas jalan itu juga ada perbaikan gorong-gorong sekitar 32 titik dengan total panjangnya 250 meter," tambahnya.
Ia mengungkapkan jika pengerjaan perbaikan jalan dengan material cadangan sudah dilakukan sejak Februari lalu.
"Namun untuk paket pemeliharaan rutin atau paket lelang baru dimulai awal April," katanya.
Pihaknya berharap, perbaikan sejumlah ruas jalan kabupaten dan gorong-gorong tersebut mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan.
Selain itu, perbaikan ruas jalan juga dapat menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas.
(*/adv)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Proses-perbaikan-ruas-jalan-yang-dilakukan-petugas-Bidang-Bina-Marga-DPUPR-Kabupaten-Klaten.jpg)