SiMakmur
Bupati Sukoharjo Percepat Pemulihan Ekonomi Daerah, Manfaatkan Digital Elektronifikasi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Sukoharjo terus mendorong akselerasi keuangan dan ekonomi Digital Daerah.
Hal ini dibuktikan dengan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo mengadakan kegiatan High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah.
Acara tersebut digelar di Gedung Menara Wijaya Kabupaten Sukoharjo, Selasa (9/5/2023).
Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengatakan, High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah merupakan HLM TP2DD perdana Kabupaten Sukoharjo.
"Hal tersebut setelah dahulu adanya pembentukan anggota TP2DD melalui Surat Keputusan Bupati No.500/441 Tahun 2020," ucap Etik, Selasa (9/5/2023).
Menurutnya, High Level Meeting (HLM) TP2DD Kabupaten Sukoharjo diselenggarakan sebagai bentuk dukungan dalam memeriahkan Puncak Acara Festival Ekonomi dan Keuangan Daerah (FEKDI) di Jakarta beberapa hari lalu.
"High Level Meeting tersebut sesuai arahan Presiden RI, Ir. Joko Widodo dalam Pembukaan FEKDI 2023 yang membahans pemulihan ekonomi nasional melalui percepatan ekonomi dan keuangan daerah," terang Etik, Selasa (9/5/2023).
Selain itu, Etik Suryani berharap inovasi – inovasi di bidang elektronifikasi pemerintah daerah Kabupaten Sukoharjo juga berkembang.
Baca juga: Pesan Bupati Sukoharjo Etik Suryani saat Malam Nuzulul Quran : Jadi Petunjuk dan Pedoman Sehari-hari
Elektronifikasi tersebut yakni :
1. SIMPDRD : aplikasi pengelolaan untuk pajak daerah
2. Smart Gov : aplikasi untuk pengelolaan PBB
3. E Ret : aplikasi untuk pengelolaan retribusi pasar
4. E Kir : aplikasi untuk pengelolaan pengujian kendaraan
5. Billing center : aplikasi untuk pengelolaan retribusi, dividen, dan PAD lainnya
6. PAGODA : aplikasi Kerjasama dengan Grab melalui fitur GrabMart untuk pedagang pasar
7. GrabFood : aplikasi Kerjasama dengan Grab melalui fitur GrabFood untuk meningkatkan UMKM daerah
"Ke-7 Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah tersebut merupakan salah satu upaya perbaikan pelayanan publik dan reformasi birokrasi dalam menciptakan fasilitas untuk masyarakat yang murah, aman, dan mudah untuk dijangkau oleh masyarakat," tandasnya.
Terpisah, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo, Bayuadi Hardiyanto menyampaikan, High Level Meeting (HLM) diharapkan dapat menjadi upaya dalam meningkatkan digitalisasi ekonomi dan keuangan daerah di Kabupaten Sukoharjo.
"Adanya HLM semoga mampu berkontribusi terhadap program pemulihan ekonomi Nasional maupun Daerah," tandasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Bupati-Sukoharjo-Etik-Suryani-kenalkan-program-High.jpg)