Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Persis Solo

Jelang Persis vs Jeonbuk, Gibran : Rumput Manahan Lebih Bagus Daripada Venue Final Piala Dunia U-20

Ucapan Gibran merujuk kepada stadion Manahan yang sejatinya memang menjadi salah satu venue Piala Dunia U-20 yang seharusnya berlangsung di Indonesia

TribunSolo.com/Adi Surya Samodra
Stadion Manahan Solo 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka sesumbar rumput Stadion Manahan jauh lebih bagus ketimbang Stadion Estadio Ciudad de La Plata di Argentina tempat dilangsungkannya Final Piala Dunia U-20 antara Uruguay vs Italia.

"Saya yakin teman-teman media melihat final U-20 di TV, lapangane elek toh. Apik Manahan," tuturnya.

Ucapan Gibran merujuk kepada stadion Manahan yang sejatinya memang menjadi salah satu venue Piala Dunia U-20 yang seharusnya dilangsungkan di Indonesia.

Namun, akibat penolakan terhadap Timnas Israel, FIFA memutuskan untuk mengganti tuan rumah.

Meski gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, tapi berbagai proyek pembangunan tetap dijalankan.

Termasuk pembenahan lapangan dengan mendatangkan mesin jahit rumput.

Sisi positifnya, kini Persis Solo mendapatkan kualitas stadion berkelas internasional untuk menjamu tamunya.

Salah satunya dalam gelaran laga pra-musim melawan Jeonbuk Hyundai Motors pada 17 Juni 2023 mendatang.

Gibran mengungkap masih ada beberapa catatan kecil yang harus dibenahi.

Baca juga: Jangan Sampai Kelewat, Jadwal Jeonbuk di Kota Solo, Dari Coaching Clinic Sampai Lawan Persis Solo

Baca juga: Buktikan Kelasnya, Ramadhan Sananta Langsung Cetak Gol di Laga Persis Solo vs Barito Putera

Salah satunya mengenai penerangan.

"Ada beberapa. Nanti kita siapkan. Penerangan paling. Kalau rumput dan lain-lain sudah sangat standard," tuturnya.

Ia pun siap membuktikan di laga ini.

"Kita lihat pas pertandingan Jeonbuk. Kita udah siap," ungkapnya.

Sedangkan mengenai penggunaan Video Assistant Referee (VAR), pihaknya menunggu arahan dari PSSI.

"Nanti nunggu instruksi Pak Ketum PSSI. Saya mendukung penuh," jelasnya.

Alat yang digunakan menurutnya cukup rumit.

"Lumayan," jelasnya.

Namun, jika berhasil diterapkan, maka alat-alatnya akan dipasang permanen.

"Harusnya kan dipakai untuk Liga juga," tuturnya.

(*)

 

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved