Viral

Usai Sebut Gibran Anak Ingusan, Panda Nababan Kecewa terhadap Bobby Nasution : Belum Ada Prestasinya

Panda Nababan juga terang-terangan mengaku kecewa terhadap Wali Kota Medan Bobby Nasution.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Instagram @ayanggkahiyang & @gibran_rakabuming
Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution. 

TRIBUNSOLO.COM - Politikus PDI Perjuangan (PDI), Panda Nababan, melemparkan pernyataan kontroversi.

Panda Nababan menyebut Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, sebagai anak ingusan.

Tak cukup sampai di situ, Panda Nababan juga terang-terangan mengaku kecewa terhadap Wali Kota Medan Bobby Nasution.

Baca juga: Panda Nababan Sebut Gibran Anak Ingusan, Pengamat Prediksi Nasib Keluarga Jokowi di PDIP

Menurut Panda Nababan, Bobby yang juga merupakan mantu Presiden Jokowi belum menunjukkan kinerja dan prestasi untuk kota Medan.

"Ini masalahnya sederhana, majunya Gibran dan Bobby di Medan kita harus waspadai tendensi dinasti."

"Dianggap anaknya presiden bisa begini. Saya ajah terus terang kecewa dengan prestasi Bobby, belum kelihatan,”terang Panda dalam wawancara bersama KompasTV, Jumat (30/6/2023).

Melansir Kompas TV Jumat (30/6/2023), Panda Nababan mengakui tidak mudah membawa nama Jokowi.

Baca juga: Reaksi Kalem Gibran Disebut Politisi Senior PDIP Sebagai Anak Ingusan : Terima Kasih Masukannya

Gibran juga Bobby harus waspada agar tak dianggap sebagai dinasti dalam hal kepemimpinan.

Dirinya pun mengingatkan agar Gibran dan Bobby harus lebih berprestasi dari Wali Kota lainnya, karena mereka berdua mempertaruhkan nama Jokowi. 

“Ini yang saya mau warning (peringatkan) kepada mereka(Gibran dan Bobby). Jadi seperti Wali Kota Medan saya sampaikan ke pak Jokowi. Tolong perhatikan prestasi Medan dia mantunya bawa nama Jokowi. Begitu juga Gibran bawa nama jokowi. Mereka harus lebih hebat lebih berprestasi,”jelas Nababan.

Sebelumnya, Panda Nababan mengatakan Gibran masih harus banyak belajar di dunia politik.

Baca juga: Enggan Susul Jokowi ke Yogyakarta, Gibran Beralasan Ada Banyak Agenda di Solo

Menurutnya, Gibran memerlukan waktu yang panjang di dunia politik sehingga menghindari adanya isu dinasti politik.

Ia pun menyarankan Gibran harus sering mendekatkan diri ke rakyat seperti sang ayah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dia tak setuju jika Gibran maju sebagai cawapres seperti yang diisukan.

"Dia juga mesti tunjukkan bagaimana kedekatan dia ke rakyat, bagaimana dia memperjuangkan rakyat, seperti yang dilakukan bapaknya," sambung Panda. Tiba-tiba anak presiden langsung jadi ya nggak lah," imbuh Panda.

(*)

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved