Berita Menarik

Menteri PUPR Basuki Sebut Benahi Rumput Menguning di Stadion Manahan Tidak Sulit

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan pembenahan mengenai rumput yang menguning menurutnya bukan suatu hal yang sulit.

Penulis: Tribun Network | Editor: Ahmad Syarifudin
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kedua dari kiri) menyoroti rumput stadion JIS yang belum sesuai standar FIFA. 

TRIBUNSOLO.COM - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menjelaskan pembenahan mengenai rumput yang menguning menurutnya bukan suatu hal yang sulit. Ia mengungkapkan Stadion Manahan Solo memang sebelumnya sudah dipersiapkan untuk Piala Dunia U-20.

Pembenahan tidak akan sulit jika yang menjadi catatan FIFA hanya terkait kondisi rumput yang kuning. "Enggak (ribet pembenahanya). Itu dulu (Piala Dunia) U-20 sudah oke. Mungkin sudah satu tahun, mungkin perlu ada yang (diperbaiki). Tidak harus semua. Menurut saya kalau Manahan ya," tandasnya.

Induk sepak bola dunia (FIFA) telah melakukan inspeksi di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah. Stadion Manahan Solo, menjadi salah satu kandidat venue setelah Indonesia terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17.

Di dalam inspeksi tersebut yang menjadi sorotan FIFA adalah kondisi rumput di lapangan Stadion Manahan ada yang kuning. Basuki mengatakan belum mendapat laporan dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terkait catatan FIFA soal rumput lapangan Stadion Manahan Solo.

Baca juga: Jembatan LRT Salah Desain, Jokowi: Jika ada Evaluasi Kita Perbaiki

"Saya belum dapat laporannya dari PSSI. Tadi Pak Menteri BUMN Ketua PSSI tadi telepon mau kirim surat, karena baru laporan ke Pak Presiden. Saya belum baca laporan," ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM), Kamis (3/08/2023). 

Dia mengatakan pihaknya masih menunggu laporan dari PSSI terkait stadion-stadion yang akan digunakan sebagai venue Piala Dunia -U17. Termasuk venue stadion yang membutuhkan pemeliharaan. "Iya (menunggu laporan) mana-mana yang mau dipakai, mana yang dipelihara," tegasnya.

Baca juga: Rumah Terduga Teroris Cemani Sukoharjo Digeledah Satu Jam, Amankan HP dan Buku Panduan Panci Presto

Diberitakan sebelumnya, Induk sepak bola dunia (FIFA) melakukan inspeksi di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah (Jateng) pada Selasa (1/8/2023). Inspeksi menyusul Indonesia terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia Sepak Bola U-17. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Solo, Rini Kusumandari, mengatakan selama inspeksi, FIFA menyoroti rumput Lapangan Stadion Manahan.

"Tapi memang dari hasil ini tadi ada beberapa catatan karena rumputnya ada yang kuning. Jadi kurang penyiraman karena kondisi pompa kami yang masih kurang maksimal. Jadi nanti PR-nya untuk rumput," kata Rini Kusumandari, setelah inspeksi. Akan tetapi, secara garis besar Rini menjelaskan FIFA menilai kondisi rumput Stadion Manahan dalam keadaan lumayan bagus.

Baca juga: Viral ABG 16 Tahun Nikahi Teman Ibu yang Berusia 41 Tahun di Sambas, Mempelai Wanita Hidupnya Mapan

"Lumayan bagus rata-rata rumputnya masih bagus hanya kurang air. Untuk perawatannya dan juga karena memang keterbatasan alat," ujarnya.

"Jadi diharapkan nanti entah itu (alat) sewa atau pembelian nanti harus disediakan alat untuk peralatan pemotongan rumput dan pompa," lanjutnya.

Terkait kawasan Stadion Manahan, FIFA menilai secara besar penilaian masih bagus sesuai saat Inspeksi terkait, Stadion Manahan jadi venue Piala Dunia U-20 yang gagal terlaksana.

Baca juga: Kisah Pilu 4 Anak di Sulteng Hidup Tanpa Orangtua, Tanam Tilam untuk Biayai Kebutuhan Sehari-hari

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved