Berita Solo

Spanduk Sindiran dari Mahasiswa UNS untuk Rektor: Pasang Subuh, Jam 7 Sudah Hilang

Spanduk kritik pada Rektor UNS mendadak hilang. Padahal spanduk kritik tersebut dipasang subuh, namun pagi harinya pukul 07.00 WIB menghilang.

Istimewa
Pemasangan spanduk "Rektor UNS Korupsi?" di beberapa titik. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Beberapa spanduk bertuliskan "Rektor UNS Korupsi?" dibentangkan di beberapa titik kampus tersebut.

Namun, beberapa saat setelah dipasang spanduk tersebut hilang.

Gambar spanduk tersebut sempat diposting di @UNSFess_.

Berikut isi postingan akun itu:

Lh ini kok ada juga. Titik lokasi di bangjo pasar kleco dan bangjo flayover purwosari pagi ini. Waduh wes geger geden se solo

Salah satu mahasiswa yang terlibat dalam pemasangan spanduk tersebut mengaku memasang sejak pukul 04.00 WIB dini hari, Senin (7/8/2023).

"Pemasangan sejak dini hari kemarin. Sekitar jam 4 pagi. Pemasangan di beberapa titik di UNS," ungkap mahasiswa yang enggan disebut namanya itu, saat dihubungi TribunSolo.com, Selasa (8/8/2023).

Pemasangan dilakukan di beberapa tempat di antaranya di kampus utama UNS, kampus cabang SV UNS di Panggung, Perempatan Fly Over Purwosari, dan Lampu Merah Kleco.

Baca juga: Lapangan Blulukan dan Stadion UNS Masuk Lapangan Latihan Piala Dunia U-17, Perbaikan Dikebut

Namun, kini semua spanduk telah dicopot.

"Sekarang dicopot semua," tuturnya.

Ia pun mensinyalir pihak kampus yang mencopot spanduk ini.

Ia mendapati sekitar pukul 07.00 WIB pagi spanduk sudah hilang.

"Anehnya spanduk yang kita pasang dicopot langsung. Kan kita pasang jam 4. Mungkin jam 6 atau setengah 7 itu dicopot sama satpam yang ada di UNS," jelasnya.

Pihaknya merasa perlu menyebarkan keresahan yang dialami mahasiswa.

"Mahasiswa dari berbagai macam ormawa resah dengan apa yang terjadi di UNS saat ini," ungkapnya.

Seperti telah diketahui, dugaan korupsi sebesar Rp57 miliar terkait Rencana Kegiatan dan Anggaran Tahunan (RKAT) mencuat setelah dicopotnya dua dosen dari jabatannya sebagai Guru Besar.

Pihak kampus pun telah menampik kabar ini, bahwa RKAT telah disusun sesuai aturan. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved