Info Karanganyar

Ajak Pegiat Media Sosial Ciptakan Iklim Karanganyar Kondusif, Diskominfo: Mereka Punya Pengikut

Para pegiat media sosial dikumpulkan oleh Diskominfo untuk memberikan informasi kabar terkait Kabupaten Karanganyar.

|
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Reza Dwi Wijayanti
Tribunsolo.com/Mardon
Pegiat media sosial di Kabupaten Karanganyar melakukan deklarasi Karanganyar Bicara Baik di Segoro Ijo, Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Selasa (15/8/2023). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Para pegiat media sosial di Kabupaten Karanganyar dikumpulkan Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Karanganyar, di Segoro Ijo, Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Selasa (15/8/2023).

Mereka dikumpulkan oleh Diskominfo untuk memberikan informasi kabar terkait Kabupaten Karanganyar.

Humas Diskominfo Kabupaten Karanganyar, Supiyatun Pranata mengatakan kegiatan tersebut bagian dari program literasi digital Kabupaten Karanganyar.

Baca juga: Atlet Karanganyar Peraih Medali di Porprov Jateng Bakal Dapat Bonus dari Bupati Juliyatmono

"Kita dari Diskominfo punya kegiatan Literasi Digital kita ada tiga sasaran utama, yaitu perempuan, remaja dan komunitas, Hari ini sasaran komunitas, kita ada komunitas pegiat media sosial, " ucap Supiyatun, Selasa (15/8/2023).

Supiyatun mengatakan pihaknya mengumpulkan beberapa pegiat media sosial serta pimpinan media masa penyiaran baik cetak, audio dan visual.

Dia mengatakan tujuannya mengumpulkan para pegiat media sosial untuk mengajak untuk Karanganyar bicara baik.

"Kita ingin mewadahi ini teman ini untuk bisa bersinergi dalam upaya komunikasi publik terkait kebijakan masyarakat, karena tidak bisa melibatkan sendiri namun dengan stakeholder seperti stake holder," ucapnya.

"Kita sudah melist akun medsos, namun. Tidak bisa mengundang semuanya ada 40 akun," imbuh dia.

Dia mengatakan alasan Diskominfo memilih pegiat media sosial karena mereka memiliki pengikut.

Dari pengikut, para pegiat media sosial memiliki kekuatan dan massa di media sosial.

Baca juga: Bupati Karanganyar Juliyatmono Lantik 120 Guru yang Kini Bertugas Sebagai Kepala Sekolah

"Sehingga mempunyai kekuatan untuk memperharui dan memberdayakan agar bisa bersinergi dengan kita terutama mempublikasikan hasil kerja pemkab ke masyarakat dan bisa menciptakan kondisi yang sejuk di medsos. Tidak menimbulkan konflik, hoax serta pornografi," ucap Supiyatun.

Selain itu, para pegiat media sosial dimasukan ke grup, sehingga nantinya jika ada aduan ke grup mereka sehingga bisa disampaikan di pihaknya.

Nantinya, aduan masyarakat dari para pegiat medsos akan diproses ke pihak terkait dan nantinya jawaban mereka disampaikan ke medsos untuk disampaikan ke masyarakat.

"Karena aduan itu ke platformnya kita dan aduan mereka masuk ke media sosial lainnya," pungkas. (*/adv)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved