Berita Solo
Kenapa Nama Sentra IKM Mebel Gilingan Jadi Sri Kayu? Ternyata Ini Alasan Gibran
Ternyata alasan Gibran mengubah nama IKM Mebel Gilingan menjadi Sri Kayu agar mudah diingat. Dia tidak ingin memakai nama yang panjang.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan alasan mengubah nama Sentra IKM Mebel Gilingan menjadi Sri Kayu karena ia ingin nama yang singkat dan mudah diingat.
"Kemarin sudah saya wanti ke Kepala Dinas Koperasi UMKM. Mau dinamai Sentra IKM Mebel Gilingan. Kita pengin branding yang singkat saja. Ora dowo-dowo (Tidak panjang-panjang)," jelas Senin (21/8/2023).
Ia menargetkan akhir bulan Agustus ini Sri Kayu sudah bisa dibuka untuk umum.
Sejauh ini berbagai persiapan sudah dilakukan.
"Akhir bulan ini ya tinggal masukin furniturnya. On time," terangnya.
Baca juga: Kebakaran Kios Mebel di Matesih Tak Sampai Habiskan Barang Dagangan: Hanya Kursi Busa yang Hangus
Nantinya pengusaha yang mengisi sentra mebel ini terdiri dari pedagang lama dan asosiasi mebel yang sudah dikurasi.
"Di sana sudah diploting siapa aja yang masuk. Dari pedagang lama sama dari asosiasi mebel," jelasnya.
Ia memproyeksikan sentra ini bisa melayani berbagai kebutuhan mebel yang ada di pasaran.
Bahkan di tempat ini juga ada workshop dimana tiap pengrajin bisa memproduksi secara langsung.
"Kaya Jepara, Kasongan, Bantul. Bedanya pedagang kami beri tempat workshop kita kasih pabrik kecil dengan alat yang lengkap. Bisa produksi sekaligus showcase produk-produknya," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Wali-Kota-Solo-Gibran-Rakabuming-Raka-saat-ditemui-TribunSolocom-Rabu-1682023.jpg)