Temuan Mayat Perempuan di Sukoharjo
SOSOK Dosen UIN Solo yang Dibunuh Tukang Bangunan, Dikenal Baik dan Ramah oleh Tetangga
Diketahui, dosen perempuan bernama Wahyu Dian Silviani (34) itu ditemukan tak bernyawa di Desa Tempel, Kecamatan Gatak, Sukoharjo.
Penulis: Anang Maruf Bagus Yuniar | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Sosok dosen UIN Raden Mas Said Surakarta yang tewas dibunuh oleh tukang bangunannya sendiri, dikenal ramah dan baik di mata tetangga.
Diketahui, dosen perempuan bernama Wahyu Dian Silviani (34) itu ditemukan tak bernyawa di Desa Tempel, Kecamatan Gatak, Sukoharjo.
Erwan, salah satu tetangga korban yang berada di perumahan Desa Tempel, Kec. Gatak, Sukoharjo, mengatakan tidak begitu mengenal korban, sebab perumahan yang ia tinggali masih baru.
Hanya saja sosok korban dinilainya ramah saat bertemu.
"Kalau sosoknya saya tahu, tetapi tidak mengenal korban seperti apa. Sempat kumpul dengan warga dan sepertinya korban sosok yang baik dan ramah." ujarnya, kepada TribunSolo.com, Senin (28/8/2023).
Ia juga menjelaskan, rumah korban memang saat ini sedang proses pembangunan.
Erwan juga terkejut pelaku pembunuhan tersebut merupakan tukang korban sendiri.
"Tukangnya bukan tukang perumahan, itu tukang borongan dari toko bangunan biasanya," terangnya.
Ia menambahkan, pembangunan rumah korban termasuk pembangunan yang baru, diperkirakan belum sampai satu bulan pembangunan.
Pantauan TribunSolom.com, rumah milik Wahyu Dian Silviani korban pembunuhan oleh tukangnya sendiri, tampak sepi dan tidak ada aktivitas pembangunan.
Diketahui, rumah milik korban berada tepat di samping rumah dimana korban ditemukan tak bernyawa.
Rumah dimana korban ditemukan tak bernyawa merupakan rumah rekan korban yang ditinggali sementara oleh korban.
Adapun rekan korban saat ini sedang melahirkan dan berada di Jawa Timur.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Pelaku-pembunuhan-dosen-uin-Dian.jpg)