Gumpalan Asap dan Kilat di Gunung Lawu
Ramai Gumpalan Asap dan Kilat di Gunung Lawu Karanganyar, Beredar Lewat Video 24 Detik
Video yang beredar menunjukkan gumpalan asap dan kilat di Gunung Lawu jadi perbincangan. Gumpalan asap itu terlihat dari Sakura Hills.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Fenomena gumpalan asap dan kilat ramai jadi perbincangan karena video yang ramai beredar.
Video yang beredar itu sekira 24 detik.
Selain di WhatsApp, video juga beredar di TikTok.
Fenomena gumpalan diduga asap membubung di Gunung Lawu itu terjadi Jum'at (29/9/2023) sore.
Dalam video tersebut, terlihat gumpalan itu menyala-menyala dengan mengeluarkan warna merah dan biru di sana.
Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunSolo.com, video tersebut diketahui direkam di objek wisata Sakura Hills, di Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.
Video berdurasi 24 detik ini menggambarkan kondisi salah satu di dekat puncak Gunung Lawu ada gumpalan menyerupai asap pekat dengan kilatan menyerupai petir.
Terlihat kilatan petir itu berwarna biru kemerahan.
Kejadian tersebut sempat membuat penasaran pengunjung di sana dengan melihat ke arah lokasi.
Baca juga: Penyebab Api Kebakaran Hutan Gunung Lawu Menjalar Cepat Hingga 10 Hektare : Angin Kencang
Pengelola Sakura Hills, Sunarno membenarkan adannya video tersebut.
Sunarno mengatakan gumpalan yang ada sekira puncak lawu itu seperti awan mendung dengan kilat petir terjadi sekira adzan Maghrib atau 17.31 WIB
"Kejadian itu benar di Lereng Gunung Lawu, namun persisnya kami belum mengetahui secara detail, kata teman2 itu mendung keluar petirnya, " kata Sunarno, saat dihubungi TribunSolo.com, Jum'at (29/9/2023).
Sunarno mengatakan, jarak antara Sakura Hills dengan lokasi tersebut sangat jauh.
Dia mengatakan, kejadian tersebut berlangsung cepat dan tidak membuat pohon di hutan sekitar terbakar.
"Lokasi itu dilihat dari di sini, dan berada di sekitar seputaran di Pos 2 miring ke barat," ungkap dia.
"Itu video rekaman dari pengunjung kami, dan tidak panik mereka justru yang melihat fenomena alam tersebut," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/asap-di-lawu-dan-kilat.jpg)