Tabrak Lari di Mojosongo Solo

Kronologi Tabrak Lari di Mojosongo Solo : Rem Mendadak, Pengendara Shogun Jatuh, Tertabrak Kendaraan

Seorang pengendara Suzuki Shogun berinsial S (37) tewas dalam insiden tabrak lari di Mojosongo Solo, Kamis (19/10/2023). 

Penulis: Andreas Chris Febrianto | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / Dok Polresta Solo
Evakuasi korban tabrak lari di Jalan Letjen Sutoyo, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Kamis (19/10/2023). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto Nugroho

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Seorang pengendara Suzuki Shogun berinsial S (37) tewas dalam insiden tabrak lari di Mojosongo Solo, Kamis (19/10/2023). 

Insiden tabrak lari tersebut, tepatnya, terjadi di Jalan Letjen Sutoyo, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Solo.

Pengendara S meninggal di lokasi kejadian.

Itu pun telah dibenarkan Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Agung Yudiawan melalui Kanit Gakkum Satlantas Polresta Solo Iptu Suharto.

"Iya, (korban) meninggal di tempat," terang Suharto kepada TribunSolo.com.

Baca juga: BREAKING NEWS : Terjadi Tabrak Lari di Mojosongo Solo, Pengendara Motor Tewas

Korban yang diketahui merupakan warga Wonorejo, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar/

Kejadian yang menewaskan S bermula saat pengendara sepeda motor berplat nopol AD-5674-LS itu berjalan dari arah utara menuju selatan.

Diduga korban tidak bisa mengendalikan kendaraan saat tiba-tiba mengerem mendadak di tempat kejadian perkara (TKP).

Lantaran hal itu, korban terlempar ke kanan tepat di jalur lawan arus setelah jatuh dari motor yang ia kendarai.

Dari arah berlawanan diduga ada sebuah mobil melaju dan menghantam korban.

Baca juga: Tabrak Lari di Jalan Tol Solo-Ngawi, Pemuda Jakarta Utara Tewas Ditabrak Saat Cek Ban Truk

Akibatnya korban mengalami luka serius di bagian kepala hingga membuatnya meninggal dunia.

Kejadian tabrak lari di Mojosongo Solo terjadi sekira pukul 13.50 WIB.

Suharto menambahkan bahwa kini pihaknya tengah melakukan pendalaman atas kecelakaan lalu lintas tersebut.

"Kami masih mendalami, karena minim saksi yang melihat kejadian," ujar Suharto.

Namun demikian pihaknya kini berupaya untuk memeriksa segala kemungkinan yang ada dalam kejadian tersebut.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved