Berita Sragen
PENCARIAN Nenek Asal Sragen yang Hanyut di Sungai Bengawan Solo Terkendala Arus Deras
Pencarian seorang nenek warga Sambungmacan Sragen yang hanyut di Sungai Bengawan Solo dilakukan hingga ke perbatasan Jawa Timur.
Penulis: Andreas Chris Febrianto | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari
TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Proses pencarian seorang nenek yang hanyut di Sungai Bengawan Solo diperluas.
Awalnya, korban yakni Sulami (68) hanyut di Sungai Bengawan Solo tepat di belakang rumahnya, di Dukuh Ngadirojo, Desa/Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Selasa (5/12/2023) siang.
Basarnas dan relawan gabungan melakukan penyisiran dengan menggunakan perahu karet.
Namun, hingga pukul 17.00 WIB, proses pencarian belum membuahkan hasil.
Baca juga: Nenek Hanyut di Bengawan Solo: Sempat Diperingatkan Warga Tak Menyebrang Sungai
Kapolsek Sambungmacan, Iptu Widarto mengatakan pencarian tidak hanya dilakukan disekitar lokasi titik awal hilangnya korban saja.
Proses pencarian juga dilakukan hingga ke Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, atau wilayah perbatasan Jawa Tengah dengan Jawa Timur.
"Radius pencarian hitungan kilometer, kita sudah sampai ke perbatasan Jawa Timur, tepatnya di Mantingan, disana sudah ada petugas BPBD," kata Iptu Widarto kepada TribunSolo.com, Selasa (5/12/2023).
Lanjutnya, proses pencarian terkendala oleh derasnya arus Sungai Bengawan Solo.
Baca juga: Lebih dari 24 Jam, Pencari Ikan Hanyut di Sragen Ditemukan, Kondisinya Meninggal Dunia
"Kendala arus deras, untuk intensitas arus derasnya besarnya kaitannya dengan Sungai Bengawan Solo, yang menjadi kendala demikian," jelasnya.
Terpisah, warga sekitar yakni Jumadi mengatakan korban memang sering beraktivitas bolak-balik menyeberang Sungai Bengawan Solo.
Karena korban memiliki ladang di Pulau Sepatu tersebut.
"Kesehariannya memang bolak-balik nyeberang sungai, karena sawahnya di seberang Bengawan Solo ini, sawah saya juga disana," kata Jumadi.
Baca juga: Warga Sambungmacan Sragen yang Hanyut Ditemukan 15 Meter dari Lokasi Awal Menghilang
Mengetahui korban tenggelam, Jumadi langsung meminta bantuan kepada warga yang berada di seberang sungai.
Lantas, korban pun melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian, dan relawan pun berdatangan untuk melakukan proses evakuasi.
Karena hari sudah gelap, maka proses pencarian dilanjutkan esok hari.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Relawan-gabungan-melalukan-pencarian.jpg)