Klaten Bersinar

Wakil Bupati Klaten Sidak Ruas Jalan Gedaren-Manjungan yang Rusak, Minta Perbaikan Segera Selesai

TribunSolo.com/Ibnu Dwi Tamtomo
Wakil Bupati Klaten Yoga Hardaya bersama pejabat DPUPR dan Dishub Klaten didampingi kepala beserta perangkat Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen saat berdiskusi dengan dari perwakilan PT Adhi Karya, PT Jasamarga Jogja Solo, Selasa (16/1/2023). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Wakil Bupati Klaten (Wabup) Yoga Hardaya pastikan ruas jalan rusak penghubung Desa Gedaren, Kecamatan Jatinom dengan Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen, segera selesai diperbaiki.

Hal itu diungkapkan usai melakukan tinjauan langsung Selasa (16/1/2024) di jalan yang rusak berat akibat setiap hari dilewati ratusan truk pengangkut material uruk Proyek Strategis Nasional (PSN) Tol Solo-Jogja.

Dari pantauan TribunSolo.com, kerusakan di sejumlah titik tersebut mulai diperbaiki oleh pelaksana PSN Tol Solo-Jogja.

Baca juga: Bupati Klaten Sri Mulyani Minta Perencanaan Pembangunan Desa Fokus ke Kebutuhan Masyarakat

Nampak material batu kerikil yang digunakan untuk perbaikan jalan, ditempatkan di beberapa titik pada ruas jalan rusak sepanjang kurang lebih 400 meter.

Kemudian material batu kerikil tersebut mulai diratakan menggunakan alat berat pada jalan yang sebelumnya berlubang dan bergelombang sebelum diaspal.

Sementara itu, tiba pukul 10.30 WIB Wakil Bupati Klaten Yoga Hardaya, didampingi pejabat DPUPR dan Dishub Klaten didampingi kepala serta perangkat Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen, bersama perwakilan PT Adhi Karya, PT Jasamarga Jogja Solo langsung mengecek jalan yang mengalami kerusakan parah.

"Kita melihat kondisi jalan yang dipakai untuk akses keluar masuk untuk mengangkut material pembangunan tol, jalannya saat ini mengalami kerusakan cukup parah," ucap Wabup Klaten Yoga.

Wakil Bupati Klaten Yoga Hardaya bersama Kepala Dinas DPUPR meninjau langsung ruas jalan rusak yang menghubungkan antara Desa Gedaren, Kecamatan Jatinom dengan Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen, Klaten, Selasa (16/1/2023).
Wakil Bupati Klaten Yoga Hardaya bersama Kepala Dinas DPUPR meninjau langsung ruas jalan rusak yang menghubungkan antara Desa Gedaren, Kecamatan Jatinom dengan Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen, Klaten, Selasa (16/1/2023). (TribunSolo.com/Ibnu Dwi Tamtomo)

"Sehingga kita akan meminta pertanggung jawaban sesuai dengan komitmen yang sudah dibuat," tegasnya.

Melihat proses perbaikan yang sedang berlangsung, Wabup Yoga secara tegas meminta agar perbaikan itu dapat segera selesai dalam waktu dekat.

"Kami minta agar secepatnya dilakukan perbaikan karena ini merupakan jalur utama untuk warga," jelasnya.

"Tapi perbaikan jangan asal ditambal, ini harus secara keseluruhan diperbaiki, yakni dikeruk, ditimbun material kemudian nanti diaspalnya yang kuat," imbuhnya.

Ia menambahkan, perbaikan tersebut dijadwalkan selesai pada akhir pekan ini, agar dapat segera dilalui oleh warga.

"Minggu ini di usahakan selesai, nanti kami bersama dengan kepala desa juga akan terus memantau progres pengerjaan yang dilakukan. Karena ini jalur utama," terangnya.

Selain perbaikan pada jalan yang rusak, diungkapkan Wabup Yoga Hardaya jika perbaikan juga dilakukan pada talud yang jebol di sepanjang ruas jalan tersebut lantaran mengganggu saluran irigasi.

Menanggapi hal tersebut, Deputy Project Director Tol Solo-Jogja ruas 1.1 PT Adhi Karya Eko Prabowo mengungkapkan, bahwa perbaikan ruas jalan Gedaren-Manjungan sudah dilakukan sejak sepekan lalu.

Lebih lanjut ia mengungkapkan jika perbaikan diawali dengan patching aspal atau penambalan aspal untuk memperbaiki kerusakan pada badan jalan yang berlubang.

"Jadi sejak seminggu yang lalu sudah perbaikan patching aspal sama penggantian akses rusak akibat truk yang melintas, itu sudah kami ganti dengan material LPA (Lapis Pondasi Agregat Kelas A)."

"Terhadap titik yang sudah kami patching atau perbaikan, rencananya minggu ini mau kami lakukan pengaspalan overlay menerus," kata Eko.

"Makanya per hari ini ada agregat kelas A yang kami gelar sebagai fondasi, nantinya di atas agregat kelas A ada aspal sepanjang 200 sampai 250 meter terhadap titik yang rusak," imbuhnya.

Ia menegaskan, jika pihaknya terus merespon cepat dalam melakukan perbaikan atas dampak yang timbul akibat aktivitas pembangunan PSN Tol Solo-Jogja.

Baca juga: Bupati Sri Mulyani Hadiri Pemakaman Ketua Takmir Masjid Al Aqsha Klaten KH Mustari

"Jadi terhadap kerusakan jalan yang timbul akibat (pembangunan) tol, kami langsung cepat tanggap untuk perbaikannya," tambahnya.

Menanggapi soal perbaikan talud, Eko juga memastikan sejumlah titik talud yang mengalami kerusakan akan segera diperbaiki.

Ia berjanji, perbaikan itu akan dilakukan dengan pemerintah desa melalui kegiatan padat karya.

"Untuk perbaikan talud juga kita laksanakan," tegasnya.

"Kami sudah koordinasi dengan pihak desa, rencananya kami memaksimalkan padat karya. Jadi pekerjaan taludnya biar dari desa nantinya yang memiliki juga dari desa," pungkasnya Eko. (*)