Berita Seleb

Ustaz Solmed Blak-blakan Ungkap Tarif Ceramahnya, Tegaskan Bukan Bayar Atas Ilmu Tapi Capeknya

Berapa tarif ceramah Ustaz Solmed? suami April Jasmine akui selalu menyerahkan urusan bayaran kepada pihak yang mengundangnya.

Penulis: Tribun Network | Editor: Reza Dwi Wijayanti
Instagram April Jasmine
Ustaz Solmed tegaskan tarif ceramahnya bukan bayaran atas ilmu tapi capeknya. 

TRIBUNSOLO.COM - Sosok Ustaz Solmed belakagan ini jadi sorotan setelah memamerkan rumah mewahnya senilai Rp 80 miliar.

Hal tersebut lantas membuat publik penasaran dengan sumber penghasilan Ustaz Solmed.

Rasa ingin tahu publik pun terwakili ketika Rey Utami coba mengulik Ustaz Solmed.

Baca juga: Bisa Punya Rumah Mewah Rp80 Miliar, Terjawab Tarif Ustaz Solmed Sekali Ceramah : Cuma Bayar Capek

Dalam kanal YouTube Reyben Entertainment, Rey Utami menyinggung soal tarif ceramah Ustaz Solmed.

"Ditarif enggak Ustaz kalau ceramah?" tanya Rey Utami dikutip dari YouTube Reyben Entertainment via Wartakota, Senin (5/2/2024).

Ustaz Solmed ungkap tarif ceramahnya.
Ustaz Solmed ungkap tarif ceramahnya. (Instagram @ustad_solmed)

Suami April Jasmine mengaku tak memasang tarif untuk ceramahnya.

"Saya tidak pernah menarif, tapi yakinlah saya dibayar," jelasnya.

Selama ini, diakuinya selalu menyerahkan urusan bayaran kepada pihak yang mengundangnya.

Bak ingin memberikan contoh, Ustaz Solmed menjelaskan soal teknis Rey Utami mengundangnya untuk podcast.

"Ada istilah saya, bijak sana bijak sini. Bijak sana artinya ke pengundang. Kan nanya tuh biasanya, 'Berapa?'. Ya saya tanya balik, 'Lu maunya berapa?'. Baru bijak sini, 'Oke, deal'," jelasnya.

Ia menegaskan hal tersebut bukanlah memasang tarif tapi bayaran untuk rasa capeknya.

Baca juga: Ustaz Solmed Hampir Bangkrut Sebelum Geluti Bisnis Rokok, Kini Pamer Rumah Mewah Rp 80 M

"Itu kan bukan menarif. Tapi itu orang berani memberikan sesuatu dan mereka ikhlas. Kalau enggak ikhlas ya enggak jadi, ngapain. Kan ikhlas kan makanya kemudian dia memberikan hadiah kepada saya."

"Orang bilang, 'Lu jual ilmu'. No, ilmu terlalu mahal untuk dijualbelikan. 'Tapi lu diundang, dibayar'. Lu bukan bayar ilmu gue. Lu bayar capek gue," terangnya.

Upah itu untuk rasa capeknya bukan ilmu yang diberikan.

"Dari Jakarta ke mana, gue ninggalin anak, gue ninggalin bini. Keringet keluar, bensin keluar, gue bayar sopir. Lu bayar itu," tandasnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved