Berita Wonogiri

Puting Beliung Landa Wonogiri, Genting 34 Rumah & Balai Desa Pucanganom Beterbangan, Pohon Tumbang

Ada 34 rumah warga yang terdampak angin puting beliung. Selain itu Kantor Balai Desa Pucanganom dan satu Sekolah Dasar (SD) juga terdampak.

Tribunsolo.com/Anang Ma'ruf
Balai Desa Pucanganom dan rumah warga di Kecamatan Giritontro Wonogiri, terdampak puting beliung yang terjadi Sabtu (24/2/2024). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Hujan intensitas sedang disertai angin kencang melanda Kabupaten Wonogiri, salah satunya di wilayah Desa Pucanganom Kecamatan Giritontro Wonogiri, Sabtu (24/2/2024)

Mengakibatkan 36 bangunan dan rumah terdampak.

Berawal dari turun hujan sekira pukul 15.00 WIB dan disusul angin itu mengakibatkan puluhan rumah hingga balai desa terdampak.

Kepala Desa Pucanganom, Sukino mengatakan meski turun hujan tidak begitu deras namun susulan angin yang kencang mengakibatkan beberapa rumah terdampak.

"Hujan tidak deras tapi angin kencang," ucap Sukino saat di konfirmasi TribunSolo.com, Sabtu (24/2/2024).

Lebih lanjut, Sukino membeberkan beberapa bangunan dan rumah porak poranda terkhusus di bagian atap.

"Rumah yang terdampak itu tersebar di Dusun Ploso dan Dusun Kepuh, rata-rata genting berterbangan, asbes nglengkap (menggulung)," ujarnya.

Baca juga: 6 PPK di Wonogiri Selesai Rekapitulasi Penghitungan Suara Pemilu, Hasil Dikirim ke Kantor KPU

Baca juga: Yasinan Terakhir Herwansah, KPPS Kedungombo Wonogiri, Meninggal Dunia di Klinik

Selain bangunan dan rumah, ada beberapa pohon tumbang diantaranya pohon Sawo besar, dan pohon Jati.

Pemerintah Desa mencatat, setidaknya ada 34 rumah warga yang terdampak angin puting beliung.

Selain Kantor Desa Pucanganom, ada satu Sekolah Dasar (SD) juga terdampak.

"Sehingga total ada 36 bangunan yang terdampak," terangnya.

Kerusakan di Balai Desa diantaranya galvalum dan genting pendapa, Sementara gedung SD diantaranya genting dan asbes.

Disisi lain, Sukino menuturkan rumah warga milik Yato, warga Dusun Ploso tertimpa dua pohon jati.

Sebagian besar rumah warga yang terdampak berupa genting berterbangan.

"Tidak hanya itu saja, sempat ada pohon yang menutupi badan jalan desa, namun pohon itu sudah dipotong dan kini jalan sudah bisa dilewati," tandasnya.

Ia menambahkan hingga petang ini, sekira pukul 18.00 WIB tidak ada laporan korban maupun warga yang mengungsi.

(*)

 

 

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved