Klaten Bersinar
Triwulan Pertama Klaten Deviasi Positif 0,56 Persen, Sekda Jajang Dorong OPD Jeli Olah Potensi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Sekretaris Daerah Kabupaten Klaten dorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Klaten jeli mengolah potensi berdasarkan karakteristik dan kebutuhan daerah.
Ungkapkan tersebut ia sampaikan saat memimpin rapat koordinasi pelaksanaan kegiatan (Rakoorlak) Kabupaten Klaten triwulan pertama tahun anggaran 2024 di pendopo Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten, Selasa (7/5/2024).
Rakoorlak yang digelar Pemkab Klaten itu untuk melihat capaian target selama tiga bulan terakhir dari masing-masing OPD Kabupaten Klaten baik dari keuangan maupun fisik.
Dalam momen tersebut Jajang mengungkapkan, untuk realisasi keuangan dan fisik Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Klaten tahun 2024 sampai dengan triwulan 1, penyerapan belanja langsung terserap sebesar 8,29 persen.
"Alhamdulillah sampai bulan Maret di triwulan pertama untuk capaian fisiknya secara keseluruhan ini tidak ada keterlambatan, jadi targetnya terlampaui," kata Jajang di Pendopo Pemkab Klaten, Rabu (7/5/2024).
Jajang mengungkapkan dari presentasi target, terdapat deviasi positif sebanyak 0,56 persen.
Angka tersebut menunjukkan capaiannya lebih tinggi dari pada target yang dipasang. Dimana pihaknya mematok target sebesar 24,97 persen, namun pencapaian fisiknya tercatat 25,53 persen.
Baca juga: Cara Bupati Sri Mulyani Tekan DBD di Klaten, Minta Dinkes Masifkan Sosialisasi!
Meski melebihi target yang ditetapkan, namun pihaknya tetap memberikan beberapa catatan terhadap beberapa hal yang perlu diperbaiki.
"Hanya beberapa titik perlu kita dorong, itu akan kita lihat (lebih detail) nanti apa saja kendalanya agar kita bisa selesaikan," ungkapnya.
Memanfaatkan momentum tersebut, Jajang turut meminta para jajaran OPD Kabupaten Klaten untuk peka terhadap potensi masing-masing.
"Jadi bagaimana kita berpikir untuk bisa memberikan sebesar-besarnya manfaat ke Kabupaten Klaten. Tentu kalau kita hanya mengandalkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), mengandalkan sumber-sumber pendapatan yang ada, tentu kan masih jauh dari harapan kita," jelasnya.
Untuk itu Jajang meminta agar masing-masing OPD mengambil berdasarkan induk kementerian yang terkait sehingga potensi yang ada di Kabupaten Klaten dapat dimanfaatkan dan dimaksimalkan.
"Itu bisa dari sisi pariwisata, pendidikan, kesehatan atau lain sebagainya itu masing-masing punya anggaran untuk daerah. Kalau memang bisa memberikan manfaat bisa ditarik ke Klaten," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Sekertaris-Daerah-Sekda-Kabupaten-Klaten.jpg)