Klaten Bersinar
Bupati Sri Mulyani Resmikan Kios di Rest Area Desa Gatak Klaten saat Sambang Warga, Beri Apresiasi!
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Bupati Klaten Sri Mulyani resmikan kios yang berlokasi di rest area yang dikelola Pemerintah Desa Gatak, Kecamatan Ngawen, Klaten, pada Kamis (20/6/2024).
Bupati berharap, keberadaan kios tersebut mampu mengangkat potensi desa, sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.
Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Klaten Sri Mulyani yang disaksikan oleh jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Klaten serta ratusan warga yang hadir secara langsung.
Baca juga: Bupati Sri Mulyani Dampingi Presiden Jokowi Kunker di Klaten Jateng, Beri Semangat Untuk Petani
Peresmian itu dilakukan Bupati Klaten saat melakoni kegiatan Sambang Warga oleh Bupati Klaten Sri Mulyani.
Untuk diketahui, lokasi rest area Desa Gatak, Kecamatan Ngawen berada di tepi jalan alternatif bagi masyarakat yang menuju ke Boyolali dan Semarang.
Tepatnya, kios tersebut berada di rest area desa setempat dan berada tidak jauh dengan lokasi jalan tol Solo-Jogja.
Pada momen tersebut apresiasi langsung disampaikan Bupati Klaten Sri Mulyani kepada pemerintah Desa Gatak yang telah menginisiasi pembangunan rest area dan kiosnya.
"Hari ini saya melanjutkan agenda Sambang Warga di Desa Gatak, Ngawen, sekaligus meresmikan kios desa yang berada di rest area yang dibangun oleh pemerintah desa," ungkap Bupati.
Dirinya melihat, pembangunan tersebut bakal berdampak positif dalam menjadi daya ungkit perekonomian masyarakat setempat khususnya lewat Usaha Mikro Kecil (UMK) di Kabupaten Klaten.
Baca juga: Momen Bupati Sri Mulyani Salat Idul Adha Bersama Ribuan Jemaah di Alun-alun Klaten Jateng
"Ini merupakan pembangunan yang bermanfaat ya, dan tentu membantu menggerakkan perekonomian masyarakat," harapnya.
"Meskipun di exit tol nanti ada rest area juga, tapi tentunya masyarakat di sini juga akan merasakan manfaatnya," jelasnya.
Sementara itu, dijelaskan Kepala Desa Gatak Sumarno bahwa keberadaan 14 kios itu merupakan program yang diinisiasi Kepala Desa Gatak periode sebelumnya, kemudian dilanjutkan pada periode pemerintahannya.
"Program pembangunan rest area ini sudah berlangsung 8 tahun lalu (periode kades sebelumnya) dan saat ini terus dikembangkan," katanya menjelaskan.
Meski dibangun sebelum rencana pembangunan jalan tol yang melintas di desanya, ia berharap rest area dan kios desa tersebut meningkatkan perekonomian di Desa Gatak.
Terlebih dengan adanya exit toll yang berlokasi tidak jauh dari rest area milik desa.
Baca juga: Bangganya Bupati Sri Mulyani Serahkan Piala Juara Kreativitas Anak Usia Dini 2024 di Klaten Jateng
(*)