Viral

Viral Anggota Ormas PP Cekcok dengan LSM, Ternyata Soal Dugaan Pungli SD di Kebumen Jateng

Sebuah video yang memperlihatkan momen cekcok antara pria berseragam Pemuda Pancasila (PP) dengan aktivis LSM, viral di media sosial.

(Screenshot akun Instagram @makasarinfoku)
Cekcok pria berseragam Pemuda Pancasila dan LSM debat soal dugaan pungli SD di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. 

TRIBUNSOLO.COM - Sebuah video yang memperlihatkan momen cekcok antara pria berseragam Pemuda Pancasila (PP) dengan aktivis LSM, viral di media sosial.

Kejadian tersebut terjadi di Kebumen, Jawa Tengah.

Baca juga: Pria Kebumen Jualan Video Porno Anak Beromzet Belasan Juta per Bulan, Jaring Pelanggan di Facebook

Diketahui kedua belah pihak memperdebatkan soal pungutan liar di salah satu SD di Kebumen.

Dilansir dari Kompas.com, Cekcok antara ormas dan LSM tersebut bermula saat LSM melaporkan salah satu SD Negeri di Kebumen soal pungutan liar ke Polres Kebumen.

Sementara itu, anggota ormas tersebut membela SD Negeri yang merasa tidak melakukan pungutan sama sekali.

Keduanya pun akhirnya bertemu di salah satu rumah warga dan cek cok pun tak terhindarkan.

Anggota ormas yang juga menjabat sebagai kepala desa merasa tak terima lantaran di desanya terjadi gaduh akibat ulah dari LSM tersebut yang notabene adalah orang luar desa.

"Kalau orang bertamu ya seharusnya ijin dulu, malah dia (LSM) gak mau pergi dari desa," kata Anggota Ormas dalam video.

Kepala Ombudsman Perwakilan Jateng Siti Farida mengatakan, sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Kebumen soal dugaan pungli tersebut.

"Kebetulan kami baru saja koordinasi," jelas Siti, Rabu (24/7/2024).

Baca juga: Kisah Bocah di Kebumen Jateng Hilang Misterius 6 Tahun karena Tenggelam, Kini Tengkorak Ditemukan

Untuk itu, dia meminta agar semua pihak dapat mewujudkan pelayanan pendidikan yang sesuai dengan norma, standar, prosedur dan ketentuan peraturan yang berlaku.

"Ada undang-undang yang berlaku," kata dia.

Perihal dugaan intimidasi kepada wali murid yang melapor dugaan pungli, Ombudsman Jateng masih melakukan pendalaman.

"Kita sedang mencermati semua informasi yang masuk," ujarnya.

Dia menjelaskan, saat ini komunikasi Ombudsman Jateng dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Kebumen masih dalam tahap awal.

"Belum menyimpulkan, karena baru koordinasi awal," imbuh Siti.

(*)

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved