Klaten Bersinar
Antisipasi Penyebaran Cacar Monyet, Bupati Klaten Sri Mulyani Akan Menyisir Perbatasan DIY-Jateng
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Pemerintah Kabupaten Klaten melakukan antisipasi, adanya penyebaran virus cacar monyet atau Monkeypox virus (Mpox) dari wilayah perbatasan DIY-Jawa Tengah. Jumat (6/9/2024).
Bupati Klaten, Sri Mulyani mengatakan bila pihaknya telah melakukan antisipasi penyebaran virus ini.
Baca juga: Rapat Paripurna DPRD Klaten: Wabup Yoga Sampaikan Penjelasan Bupati Soal Rancangan APBD Klaten 2025
"Karena (Klaten) perbatasan antara DIY dan Jateng, ya kita antisipasi. Kita sisir, di daerah-daerah perbatasan mana yang dimungkinkan akan menular," ujar Mulyani.
Pihaknya menunjuk dinas yang terkait, khususnya Dinas Kesehatan.
Mulyani mengatakan, bila dinas akan bergerak.
"Pasti sudah gerak cepatnya OPD, sudah menyisir mitigasi langkah-langkah strategis apa. Biar itu (Mpox) tidak berdampak ke masyarakat Klaten," tegasnya.
Sekertaris Pemda Klaten, Jajang Prihono menambahkan informasi terkait cacar monyet di wilayah Jawa Tengah.
"Masih zero, belum ada info (terpapar)," ujar Jajang.
Baca juga: Simak Tips Berkunjung ke Deles Indah Klaten, Ada Beberapa Hal yang Sebaiknya Jangan Dilakukan!
Meski begitu, pihaknya telah meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten untuk monitoring.
"Jelas, ini sudah menjadi isu bulan lalu, sudah kami sampaikan untuk dipantau. Kira-kira intervensi apa yang perlu kita persiapkan antisipasinya," jelas Jajang.
"Sampai hari ini, belum ada laporan yang masuk," imbuhnya.
Ruang isolasi di rumah sakit, juga akan dipersiapkan.
"Iya pasti. Kalau sudah ada indikasi kearah sana, sudah kita bersiap," pungkasnya.
(*/adv)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Bupati-Klaten-Sri-Mulyaniii.jpg)