Klaten Bersinar
Didampingi Forkopimda, Bupati Klaten Sri Mulyani Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Bupati Klaten Sri Mulyani menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Halaman Pendopo Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten, pada Selasa (1/10/2024).
Patauan TribunSolo.com di lokasi, orang nomor satu se-Kabupaten Klaten tiba di lokasi sekira pukul 08.30 WIB.
Nampak hadir mendampingi Bupati Klaten yang duduk di tenda kehormatan yakni Forkopimda Klaten, pimpinan OPD Klaten, veteran, dan sejumlah tokoh masyarakat di Kabupaten Klaten.
Selain itu, nampak ratusan peserta upacara berbaris rapih yang terdiri dari pelajar tingkat SMP dan SMA, mahasiswa, ASN di Lingkungan Pemkab Klaten dan TNI/Polri.
Mengawali prosesi upacara, Bupati Klaten Sri Mulyani didampingi ajudannya menuju ke mimbar upacara. Dilanjutkan dengan penghormatan peserta upacara dan laporan dari komandan pasukan bahwa upacara siap dimulai.
Usai mengheningkan cipta, Bupati Klaten Sri Mulyani membacakan teks Pancasila yang diikuti oleh seluruh peserta upacara dan dilanjutkan dengan pembacaan Undang-undang Dasar Tahun 1945.
Pada kesempatan yang sama turut dibacakan ikrar oleh Ketua Sementara DPRD Klaten Agus Riyanto.
Ikrar tersebut sebagai rangkaian penting yakni Hari Kesaktian Pancasila. Ikrar itu sekaligus sebagai komitmen untuk menjaga dan mempertahankan Pancasila sebagai ideologi bangsa.
Baca juga: Bakat Gelandang Timnas Indonesia U-20 Asal Klaten Ini Sudah Tercium Sejak Kelas 11 di SMAN 1 Jatinom
Ditemui usai menjadi inspektur upacara, Bupati Klaten Sri Mulyani mengaku bersyukur atas warisan hasil perjuangan tokoh bangsa terdahulu yang dapat dinikmati hingga saat ini.
"Kita itu harus bersyukur kepada para pendahulu kita, bahwa kita dipersatukan oleh Pancasila dan UUD 1945," jelasnya.
"Kita bersyukur kepada para pahlawan pendiri bangsa terutama sang proklamator Presiden pertama Ir Soekarno yakni Bapak Bangsa dan tentunya pahlawan-pahlawan yang lainnya," imbuhnya.
Pasalnya, melalui jasa para pahlawan membuat bangsa Indonesia dapat merasakan kemerdekaan.
Dirinya melanjutkan, salah satu produk yang dihasilkan pahlawan NKRI adalah Pancasila.
Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi nasional membawa nilai-nilai yang menjadi landasan pokok dan fundamental bagi penyelengaraan negara Indonesia.
Pancasila yang mengandung nilai universal, sehingga dapat berlaku dimana dan kapan saja.
"Dimana Pancasila mempunyai makna yang cukup besar, bagaimana bangsa Indonesia dari zaman ke zaman dari masa ke masa melewati hal-hal yang sulit itu dipersatukan dengan adanya Pancasila dan Pancasila harus selalu membumi disetiap masyarakat Indonesia," paparnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Bupati-Klaten-saat-menjadi-Inspektur-Upacara-Hari-Kesaktian-Pancasila.jpg)