Musik

Cerita Awal Mula Is Pusakata Putuskan Terjun Dunia Musik, Ternyata Ada Peras Besar Dewa Budjana

Dalam tayangan YouTube Dewa Budjana, Is bercerita jika ia mendengarkan album tersebut saat dirinya kelas 1 SMA.

Kompas.com
Is Pusakata 

TRIBUNSOLO.COM - Setiap musisi tentu memiliki inspirasinya tersendiri untuk terjun ke dunia musik.

Seperti halnya yang dialami Is Pusakata.

Baca juga: Collabonation Talent Hunt IM3: Dicari Musisi Muda di Solo untuk Tampil di Panggung Nasional

Pria bernama asli Mohammad Istiqamah Djamad ini mengungkap jika album 'Gitarku' milik musisi Dewa Budjana yang membuat Is belajar gitar.

Diketahui album tersebut dirilis pada tahun 2000.

Dalam tayangan YouTube Dewa Budjana, Is bercerita jika ia mendengarkan album tersebut saat dirinya kelas 1 SMA.

Menanggapi hal itu, Dewa Budjana pun kagum dengan Is.

''Baru sekali ini ada yang mainin ini, apresiasi banget'' ujar Dewa Budjana.

Vokalis Parade Hujan ini juga bercerita saat mendengarkan album tersebut dirinya masih berada di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan.

"Dibawakan kakak yang kuliah di Universitas Tarumanegara Jakarta tahun 1999" terang Is.

Momen itulah yang membuat Is memutuskan ingin menjadi seorang musisi.

Baca juga: Not Angka Pianika dan Lirik Lagu Mata ke Hati - HIVI : Oh Kasihku Kau Membuat Cinta

Is Pusakata Balik ke Payung Teduh, Kini Bernama Parade Hujan

 

Is Pusakata mengumumkan bergabung kembali bersama Payung Teduh sebagai sebuah band.

Namun ada perubahan nama band terbaru mereka, yakni Parade Hujan.

Mereka adalah Istiqamah, Comi Aziz, Alejandro Saksakame, dan Ivan Penwyn.

Sebagai informasi, Is mundur dari Payung Teduh pada 2017.

Is lalu melanjutkan karier musik sebagai solois dengan nama panggung Pusakata.

Proyek solo Is menghasilkan dua album, yakni Dua Buku (2019) dan Mesin Waktu 2020 (2022).

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved