Yayasan Pendidikan Warga
Potret Malam Puncak HUT Yayasan Pendidikan Warga Solo : Terus Menyala, Cerdaskan Anak Bangsa
Malam puncak perayaan HUT Yayasan Pendidikan Warga Surakarta ke-120 digelar sederhana dan intimate, sebagai ungkapan rasa syukur.
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Yayasan Pendidikan Warga Surakarta sudah memasuki usia ke-120 tahun pada 30 November 2024.
Malam puncak perayaan HUT Yayasan Pendidikan Warga Surakarta ke-120 digelar sederhana dan intimate, sebagai ungkapan rasa syukur.
Kadiv LMP Yayasan Pendidikan Warga Surakarta, Maria Evangeli Onate mengatakan malam puncak HUT ke-120 yang digelar di Aula SMP & SMA Warga ini diikuti pengurus, pembina, hingga pengawas Yayasan Pendidikan Warga Solo.
Selain itu juga dihadiri alumni, baik yang berasal dari dalam maupun luar kota, serta mengundang Ketua Umum Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS) Sumartono Hadinoto.
Lanjutnya, malam puncak HUT ke-120, diawali dengan potong tumpeng yang dilakukan oleh Ketua Umum Yayasan Pendidikan Warga, lalu diserahkan kepada Executive Director Yayasan Pendidikan Warga, Ananta Kristanto.
"Setelah potong tumpeng, kita memaparkan Persembahan Warga untuk Indonesia, yaitu tentang peduli sampah, kita juga beri penghargaan untuk guru dan peserta didik berprestasi," ujarnya kepada TribunSolo.com, Jumat (6/12/2024).
"Kemudian setelah itu, ada pemberian penghargaan untuk sekolah-sekolah dibawah Yayasan Pendidikan Warga, yang best operating school tahun 2024," sambungnya.
Baca juga: Perebutkan Piala Wali Kota, Lomba Ekskul dan Esport SMK Warga Solo Diikuti Siswa SMP se-Solo Raya
Menurutnya, malam puncak HUT ke-120 Yayasan Pendidikan Warga Solo berlangsung hangat, penuh keseruan, dan tidak terlalu formal.
Maria menerangkan pada HUT ke-120, Yayasan Pendidikan Warga mengambil tema Warga Menyala.
"Warga menyala ini kita memasuki tahun keempat transformasi, tahun ini adalah tahun papan atas, artinya kita fokus kepada kualitas pendidikan, dan prestasi-prestasi siswa" katanya.
"Makna usia 120 tahun, Yayasan Pendidikan Warga terus tetap bisa menyala, mencerdaskan anak bangsa sepanjang masa, sesuai dengan visi yayasan," tambahnya.
Dengan usia yang sangat matang, ia berharap Yayasan Pendidikan Warga bisa terus berkontribusi untuk kemajuan pendidikan di Indonesia.
"Kontribusinya tidak hanya melalui pendidikan di dalam sekolah, tapi juga bisa pengabdian kepada masyarakat," ungkap Maria.
"Yang saat ini kami fokuskan adalah pengembangan kualitas pendidikan, kualitas lulusan, pembangunan kita secara fisik memang pesat, tetapi juga yang paling diutamakan kualitas pendidikan itu sendiri, kualitas lulusannya," pungkasnya.
(*/adv)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Potret-malam-puncak-HUT-ke-120-Yayasan-Pendidikan-Warga-Solo.jpg)