Pasien RSJD Solo Kabur dan Lompat Sungai

Pasien RSJD yang Tewas Gegara Terjun ke Bengawan Solo Tak Jadi Divisum, Apa Alasan Di Baliknya?

Korban ditemukan dengan kondisi sudah tak bernyawa di sekitar jembatan Butuh, Kabupaten Sragen atau sekitar 19,4 kilometer dari lokasi hanyut

Istimewa
Pasien RSJD dr Arif Zainuddin Solo yang terjun ke Sungai Bengawan Solo ditemukan tewas di Kabupaten Sragen,Selasa (21/1/2025). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - FK (17) pasien Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) dr Arif Zainudin Solo yang sempat kabur dan lompat ke sungai Bengawan Solo hingga hanyut terbawa arus akhirnya ditemukan.

Korban ditemukan dengan kondisi sudah tak bernyawa di sekitar jembatan Butuh, Kabupaten Sragen atau sekitar 19,4 kilometer (km) dari lokasi hanyut pertama kali pada Selasa (21/1/2025) pukul 08.00 WIB.

Usai dievakuasi oleh Tim SAR, jenazah korban pun langsung dibawa ke RSJD dr Arif Zainudin Solo untuk dilakukan proses visum.

Namun sesampainya di rumah sakit, jenazah korban tak jadi divisum oleh pihak RSJD dr Arif Zainudin Solo.

Hal itu diungkap oleh Humas RSJD dr Arif Zainudin Solo Sarah Azizah yang mengatakan bahwa pihak rumah sakit tak jadi melakukan proses visum.

Sarah menambahkan, alasan tak dilakukan visum terhadap jenazah tak lain karena permintaan dari pihak keluarga korban.

"Tadi tidak dilakukan visum karena keluarga tidak menghendaki," ungkap Sarah melalui pesan singkat.

Baca juga: Akhir Pencarian Pasien RSJD yang Terjun ke Bengawan Solo, Ditemukan Tewas di Sragen, 19 KM dari TKP

Sarah menambahkan, pihak keluarga berencana langsung memakamkan jenazah usai dijemput di RSJD dr Arif Zainudin Solo.

"Keluarga ingin segera memakamkan (jenazah) di Sumberlawang (asal korban)," lanjut Sarah.

Meski urung dilakukannya visum pada jenazah korban, Sarah menjelaskan bahwa sesampainya di RSJD dr Arif Zainudin Solo. Jenazah sempat dibersihkan dan dimandikan oleh petugas.

Usai dibersihkan, jenazah pun diantar oleh pihak rumah sakit menggunakan ambulans menuju rumah duka untuk dilanjutkan prosesi pemakaman.

"Di RSJD, (jenazah) dibersihkan dan dimandikan dengan disaksikan keluarga. Setelah itu kami antar ke rumah duka," pungkas Sarah.

Seperti diberitakan sebelumnya, usai hanyut selama 2 hari sejak Minggu (19/1/2025) sore. Jenazah FK (17) pasien RSJD dr Arif Zainudin Solo yang kabur dan nekat melompat ke sungai akhirnya ditemukan.

Korban ditemukan di wilayah Kabupaten Sragen dan pertama kali diketahui oleh seorang pemancing di sekitar jembatan Butuh, Kabupaten Sragen pada Selasa (21/1/2025) pagi.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved