Klaten Bersinar

Patut Dicontoh! Pemkab Klaten Libatkan Masyarakat Susun Ranwal RKPD 2026

TribunSolo.com/Ibnu Dwi Tamtomo
Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Klaten Tahun 2026 di Pendopo Pemkab Klaten, pada Kamis (23/1/2024). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten libatkan masyarakat hingga akademisi untuk dapatkan masukan dalam menyusun Rancangan (Ranwal) Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Klaten Tahun 2026. 

Kegiatan serap aspirasi yang digelar Pemkab melalui Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Klaten itu dilakukan melalui Forum Konsultasi Publik (FKP) Ranwal RKPD Klaten 2026 bertempat di Pendopo Pemkab Klaten, pada Kamis (23/1/2025). 

Hal tersebut dijelaskan Sekretaris Bapperida Klaten Nita Harvianti dalam sambutannya. 

Dirinya mengatakan bahwa kegiatan tersebut untuk menjaring aspirasi para pemangku kepentingan dalam tahap awal dalam penyusunan perencanaan pembangunan daerah tahun 2026. 

Melalui kegitan ini pula dapat dihimpun aspirasi dan harapan masyarakat terhadapan tujuan, sasaran pembangunan daerah pada tahun 2026. 

Nita menambahkan kegiatan tersebut diikuti sejumlah 250 peserta yang berasal dari perwakilan Forkopimda Klaten, jajaran OPD di lingkungan Pemkab Klaten, perwakilan masyarakat hingga akademisi. 

Baca juga: Lewat Zakat Plh Bupati Yoga Hardaya Ajak Peran Aktif ASN Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Klaten

Sementara itu dalam sambutan Pelaksana Harian (Plh) Bupati Klaten Yoga Hardaya yang dibacakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Much Nasir mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder pembangunan di Kabupaten Klaten yang hadir. 

"Dengan hadirnya unsur dari legislatif, eksekutif dan kelompok masyarakat, tentunya akan semakin terbuka ruang berpartisipasi pada setiap proses tahapan perencanaan pembangunan daerah, perencanaan pembangunan Pemerintah Kabupaten Klaten dapat menghasilkan perencanaan yang lebih matang dan berkualitas," ucapnya dalam sambutan. 

Oleh karena itu dirinya meminta penyusunan RKPD Tahun 2026 harus lebih cermat serta mampu menjawab permasalahan dan tantangan yang dihadapi pemerintah dan masyarakat Klaten.

Melalui forum itu, dirinya berharap dapat menghimpun aspirasi atau harapan masyarakat terhadap prioritas, sasaran dan program pembangunan daerah sehingga diperoleh komitmen dari para pemangku kepentingan pembangunan. 

"Hal ini tentunya menuntut desain perencanaan yang tidak hanya ideal di level tekstual tapi juga harus mampu di 
implementasikan secara kontekstual, seiring perubahan paradigma dari kerja menjadi kinerja," tegasnya. 

"Oleh karena itu, Saya tekankan perlunya suatu dokumen perencanaan yang responsif, antisipatif dan fleksibel, sebagai kolaborasi lintas sektor," imbuhnya. 

"Saya juga berharap penyelenggaraan pembangunan pada tahun 2026 akan lebih terarah, terukur dan akuntabel serta mampu menjawab isu-isu strategis yang ada," pungkasnya. 

Usai mendengarkan sambitan Plh Bupati, pada kesempatan yang sama dipaparkan dua materi, materi pertama disampaikan oleh Kepala Bapperida Klaten Pandu Wirabangsa, sedangkan materi kedua disampaikan Kepala BPKPAD Klaten Fadzar Indriawan. 

(*/adv)