Angin Puting Beliung Terjang Klaten
Pabrik Briket di Ceper Klaten Ambruk Diterjang Puting Beliung, 2 Orang Terluka Kena Runtuhan Puing
Ambruknya pabrik briket itu mengakibatkan 2 orang mengalami luka akibat terkena reruntuhan puing.
Penulis: Zharfan Muhana | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Pabrik briket di Dukuh Penggung, Desa Jambukulon, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Senin (24/2/2025), ambruk setelah diterjang angin puting beliung.
Slamet, warga sekitar, mengatakan bila ada 4 orang keluar dari dalam bangunan pabrik sebelum bangunan runtuh total.
Kejadian itu juga mengakibatkan 2 orang mengalami luka akibat terkena reruntuhan puing.
"Orang 4 lari kesini, yang udah kejatuhan orang 2 luka ringan," ucap Slamet, kepada TribunSolo.com, Senin (24/2/2025).
2 orang tersebut adalah pekerja pabrik briket PT. Teguh Rajawali, diketahui bernama Diki (30) dan Poniman (46).
Salah satu korban, Diki mengatakan sebelumnya ia berada di dalam pabrik.
"Saya selesai telepon, lalu ajak yang lain keluar," ujarnya.
Saat itu, angin terdengar kencang.
Kondisi atap pabrik dijelaskan sudah terangkat sebagian.
Diki sempat berhenti dekat pagar pabrik, karena terdapat aliran listrik yang menyala dari kabel.
"Terus bagian pabrik ambruk semua, nekat lari keluar rumah sebelah," jelasnya.
Baca juga: Puting Beliung Robohkan Bangunan Pabrik Briket di Jambukulon Ceper Klaten
Sementara itu, Poniman sempat terjatuh dan bagian punggungnya tertimpa puing saat hendak keluar dari pabrik.
Diki bersama kedua teman lain lalu menolong Poniman, sesaat sebelum bangunan ambruk total.
Diki sendiri mengalami luka pada bagian kepala. Sementara Poniman mengalami luka memar.
Keduanya lalu dibawa ke RS PKU Delanggu dan menjalani rawat jalan.
(*)