Klaten Bersinar

Pemkab Siapkan Bansos untuk Ribuan Warga Klaten Korban PHK Sritex

TribunSolo.com/Ibnu Dwi Tamtomo
SALURKAN BANSOS : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten siapkan bantuan sosial (bansos) untuk ribuan warganya yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) di Sritex Group, Sabtu (15/3/2025). Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menegaskan untuk meringankan beban warga terdampak, pihaknya akan menyalurkan bansos. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo 

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten siapkan bantuan sosial (bansos) untuk ribuan warganya yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) di Sritex Group. 

Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi dampak ekonomi yang timbul, terlebih lagi mendekati Hari Raya idul Fitri 1446 Hijriah. 

Dari data yang dihimpun Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Klaten, lebih dari seribu warga asal Klaten terdampak PHK Sritex Group. 

"Data sementara 1.691 pekerja," jelasnya Kepala Disperinaker Klaten Luciana Rina Damayanti, Senin (15/3/2025). 

"Hingga saat ini masih kita lakukan koordinasi lebih lanjut dengan satuan pengawasan ketenagakerjaan (SATWASKER) Provinsi Jawa Tengah," imbuhnya. 

Lebih lanjut, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menegaskan untuk meringankan beban warga terdampak, pihaknya akan menyalurkan bansos.

”Kalau rencananya akan memberikan berupa sembako. Itu yang memungkinkan, karena akan mendekati Hari Raya Lebaran. Tapi kalau untuk nominalnya belum bisa diungkapkan. Harapannya bisa meringankan para buruh saat merayakan hari Lebaran,” ujar Hamenang.

Klaten siapkan bantuan sosial (bansos) 2
SALURKAN BANSOS : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten siapkan bantuan sosial (bansos) untuk ribuan warganya yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) di Sritex Group, Sabtu (15/3/2025). Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menegaskan untuk meringankan beban warga terdampak, pihaknya akan menyalurkan bansos.

"Bukan dalam bentuk uang tapi dalam bentuk barang. Karena semangatnya untuk menyambut lebaran," imbuhnya.

Terkait waktu penyerahan bansos, Hamenang belum bisa memastikan. 

"Semua kan menunggu proses nggih. Karena ini juga masih (proses), semoga sebelum lebaran sudah bisa diberikan (harapan) H-7," jelasnya.

Baca juga: Bupati Hamenang Serahkan Bantuan Keuangan Khusus Lebih Dari Rp 77 Miliar untuk 381 Desa se-Klaten!

Mengenai sumber anggaran, diungkapkan Hamenang,  selain menggunakan APBD dan juga menggandeng pihak swasta.

"Kita awalnya pakai APBD dulu. Nanti sambil melihat kalau ternyata banyak banget, kami mohon bantuan dari CSR," jelasnya. 

"Artinya tetap menggandeng dari pihak Swasta. Mereka siap support. Alhamdulillah," pungkasnya.

(*)