Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

CPNS 2024

Prabowo Bakal Umumkan Nasib CASN 2024 Pekan Ini, Ada Kabar Gembira untuk CPNS dan PPPK Solo?

Menurut Dasco, pemerintah harus cepat-cepat mengangkat para CPNS dan PPPK di tahun 2025 ini.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Tribunnews/Taufik Ismail
PRABOWO SUBIANTO - Berikut ini respons Prabowo Subianto penundaan pengangkatan CPNS dan CPPPK 2024, Senin (10/3/2025). Prabowo disebut-sebut akan mengumumkan nasib CASN 2024 pekan ini, termasuk untuk CASN di Solo. (Tribunnews/Taufik Ismail) 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Calon aparatur sipil negara (CASN) 2024 Pemerintah Kota Solo kini sedang harap-harap cemas menantikan kabar terkait pengangkatan mereka.

Hal itu setelah pemerintah mengumumkan menunda pengangkatan calon aparatur sipil negara (CASN) 2024 yang semestinya dilakukan pada Maret 2025 bulan ini.

Keputusan yang diambil mendadak ini lantas membuat publik berteriak, terutama para CASN yang sudah mundur dari pekerjaan lamanya tetapi harus menunggu berbulan-bulan lagi untuk diangkat menjadi abdi negara.

Baca juga: Pengumuman! Jadwal Libur dan Cuti Bersama Lebaran ASN Pemkot Solo 2025, Tak Ada WFA untuk Pegawai

Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan mengambil keputusan mengenai pengangkatan CASN yang terdiri dari calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tersebut.

"Kita akan mendengarkan hasilnya mungkin paling lambat minggu depan dari pemerintah keputusan tentang percepatan pengangkatan CPNS dan PPPK," kata Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Jumat (14/3/2025) lalu.

Dasco mendesak pemerintah untuk segera melakukan pengangkatan terhadap CPNS dan PPPK 2024.

Menurut Dasco, pemerintah harus cepat-cepat mengangkat para CPNS dan PPPK di tahun 2025 ini.

Baca juga: Calon PPPK 2024 di Sragen Tolak Penundaan Pengangkatan CASN, Berharap DPRD dan Bupati Dukung Mereka

"Dua hari yang lalu, DPR sudah memberikan masukan kepada pemerintah berdasarkan hasil rapat Komisi II dengan KemenPAN-RB beberapa waktu yang lalu, dan BKN," ujar Dasco.

"Kami meminta pemerintah melakukan simulasi-simulasi untuk mempercepat pendataan, merapikan pendataan, dan juga mempercepat pengangkatan CPNS dan PPPK agar bisa dilakukan lebih cepat dan semua di tahun 2025," kata dia.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini pun sudah menghadap ke Prabowo pada Senin (10/3/2025) lalu untuk melaporkan persoalan pengangkatan CASN.

Rini enggan menjelaskan panjang lebar mengenai materi pertemuannya dengan Prabowo.

Ia hanya menyebut bahwa kepala negara akan mengeluarkan instruksi presiden untuk mengatasi masalah tersebut.

"Sudah dilaporkan, nanti akan ada Instruksi Presiden," kata Rini.

BIKIN KECEWA : Ilustrasi ASN di Wonogiri, beberapa waktu lalu. Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) diundur membuat peserta lolos kecewa.
BIKIN KECEWA : Ilustrasi ASN di Wonogiri, beberapa waktu lalu. Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) diundur membuat peserta lolos kecewa. (TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti)

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga menyatakan bahwa pemerintah sudah menyiapkan solusi terkait penyesuaian jadwal pengangkatan CPNS dan PPPK.

“Nanti Pak Presiden dan kementerian terkait yang memberikan update. Sudah ada solusinya. Tunggu saja,” kata Gibran dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Rabu (12/3).

Sementara itu, Prabowo yang disebut-sebut bakal mengambil keputusan justru masih irit bicara.

Ketika ditemui pada Kamis (13/3/2025) lalu, ia hanya menegaskan bahwa perkembangan ketentuan pengangkatan CASN 2024 sedang diurus oleh pemerintahannya.

"Ya, lagi diurus semuanya," kata Prabowo, Kamis pekan lalu.

Presiden Prabowo juga menunjukkan gestur jempol “sip” sebagai isyarat yang memperkuat bahwa ketentuan terkait pengangkatan CASN 2024 memang sedang digodok.

Baca juga: Profil Nunung, Pelawak Asal Solo yang Rela Jual Seluruh Aset demi Keluarga, Kini Tinggal di Kosan

Pemkot Solo Ikuti Kebijakan Pusat

Berdasarkan keputusan terbaru, pengangkatan CPNS 2024 akan dilakukan pada 1 Oktober 2025, sementara PPPK baru akan mulai bertugas pada 1 Maret 2026.

Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Budi Murtono, menanggapi keputusan ini dengan menyatakan bahwa Pemkot Solo akan mengikuti arahan pemerintah pusat, meskipun secara kebutuhan, daerahnya membutuhkan pengangkatan segera.

"Intinya, kita mengikuti kebijakan pusat, Menpan RB dan BKN. Meski secara kebutuhan, kita butuh pengangkatan segera, terutama CPNS untuk menggantikan pegawai yang sudah pensiun," kata Budi di Solo, Selasa (11/3/2025).

Menurut Budi, Kota Solo masih kekurangan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan.

Baca juga: Sambut Lebaran 2025, Polisi di Klaten Sebut Mulai Operasi Ketupat Candi 23 Maret 2025

"Terutama guru dan tenaga kesehatan, kita kekurangan," tambahnya.

Setiap bulan, sekitar 20-30 guru PNS di Solo memasuki masa pensiun. Artinya, kebutuhan untuk pengangkatan baru sangat mendesak.

"Banyak guru yang pensiun, setiap bulan bisa sampai 20-30 orang. Itu berarti kita sebenarnya butuh pengangkatan baru," jelasnya.

Meski demikian, Pemkot Solo sementara ini mengatasi kekosongan tersebut dengan sistem perangkapan jabatan, yang menyebabkan beban kerja pegawai yang ada menjadi lebih berat.

"Kalau ini tertunda, tidak sampai mengganggu pelayanan secara keseluruhan, tetapi beban kerja teman-teman yang sekarang jadi dobel-dobel," ujar Budi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved