Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Truk Sampah Dipaksa Putar Balik

Viral Truk Asal Jogja Diminta Putar Balik saat Mau Buang Sampah di Klaten, DLH Sleman Bantah Darinya

Kepala DLH Kabupaten Sleman, Epiphana Kristiyani, mengatakan jika truk-truk tersebut merupakan milik jasa pengangkut sampah swasta.

|
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono

TRIBUNSOLO.COM - Viral di media sosial, unggahan memperlihatkan tiga truk bermuatan sampah dari Kabupaten Sleman diminta untuk putar balik saat hendak membuang sampah di wilayah Klaten, Jawa Tengah.

Unggahan tersebut viral setelah diposting di media sosial X.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman, Epiphana Kristiyani, mengatakan jika truk-truk tersebut merupakan milik jasa pengangkut sampah swasta.

Baca juga: 3 Truk Asal Sleman Mau Buang Sampah ke Kemalang, Pemkab Klaten Sebut Langgar Perda, Ini Responsnya!

"Bukan (bukan truk dari Pemkab), bukan dari Pemkab, jasa pengangkut swasta," ungkapnya saat dihubungi pada Senin (17/03/2025).

Epiphana mengungkapkan jika jasa pengangkut sampah swasta tersebut terdaftar di DLH Sleman.

Menanggapi kejadian viral ini, pihaknya berencana untuk memanggil jasa pengangkut sampah swasta yang tercatat.

"Kita akan panggil jasa pengangkut swasta yang tercatat di kami. Jika ada yang tidak tercatat dan kemudian kami tahu, ya sekaligus kami panggil untuk kami beri pembinaan," jelasnya.

Baca juga: Tegas! Cegah Truk Sampah Luar Daerah Buang di Klaten, Bupati Hamenang Sepakat Ada Patroli

Tujuan diberikan pembinaan adalah untuk mengingatkan kembali tentang larangan-larangan dalam pengelolaan sampah.

Epiphana berharap, dengan adanya pembinaan, peristiwa serupa tidak akan terulang di masa mendatang.

Meski demikian, dirinya juga menegaskan bahwa jika jasa pengangkutan sampah swasta masih melakukan pelanggaran setelah pembinaan, sanksi akan diberikan.

"Jadi kalau setelah itu (setelah pembinaan) terjadi pelanggaran-pelanggaran, ya monggo. Nanti siapa yang menemukan, kalau mau diberi sanksi oleh yang bersangkutan ya silakan saja. Karena kami sudah melakukan pembinaan," pungkasnya.

(Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved