Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Ibadah Haji 2025

Di Sragen, Terkuak Petugas Haji Indonesia 2025 Baru 2.210 Orang, Berkurang Jauh Dibanding Tahun Lalu

Jumlah Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) pada tahun 2025 berkurang cukup banyak. Saat ini, baru direkrut 2.210 petugas haji saja.

|
TribunSolo.com/Septiana Ayu
JUMLAH PETUGAS HAJI - Direktur Bina Haji Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Musta'in Ahmad saat ditemui TribunSolo.com, di Sragen, Sabtu (12/4/2025). Musta'in mengatakan jumlah Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) pada tahun 2025 berkurang cukup banyak. Saat ini, pihaknya baru merekrut 2.210 petugas haji. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Jumlah Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) pada tahun 2025 berkurang cukup banyak.

Direktur Bina Haji Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Musta'in Ahmad mengatakan saat ini, pihaknya baru merekrut 2.210 petugas haji.

Jumlah tersebut hanya 1 persen dari jumlah jemaah calon haji yang akan diberangkatkan pada tahun 2025 yakni sebanyak 221.000 orang.

"Jumlah calon haji 221 ribu orang, penambahan itu belum diwacanakan, yang sekarang justru kita punya tantangan itu adalah perlunya penambahan jumlah petugas," katanya kepada TribunSolo.com, Sabtu (12/4/2025).

BIMBINGAN MANASIK HAJI - Calon jamaah haji asal Kabupaten Sragen mulai mengikuti bimbingan manasik haji di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sragen, Sabtu (12/4/2025). Jumlah sementara calon jamaah haji asal Kabupaten Sragen yang akan berangkat tahun 2025 sebanyak 887 orang.
BIMBINGAN MANASIK HAJI - Calon jamaah haji asal Kabupaten Sragen mulai mengikuti bimbingan manasik haji di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sragen, Sabtu (12/4/2025). Jumlah sementara calon jamaah haji asal Kabupaten Sragen yang akan berangkat tahun 2025 sebanyak 887 orang. (TribunSolo.com/Septiana Ayu)

"Petugas sekarang 2.210 orang, kalau tahun lalu 4.700 orang, berkurang banyak sekali, dan ini Pak Menteri sedang dinegosiasikan, dalam 3 hari ini Pak Sekjen dan Pak Dirjen Haji berada di Arab Saudi untuk juga antara lan membicarakan tentang penambahan kuota petugas," sambungnya.

Menurutnya, dalam pembicaraan lisan melalui telfon, Musta'in menyebut antara Menteri Agama RI dengan Menteri Haji Arab Saudi sudah ada kesepahaman agar petugas haji ditambah.

"Tetapi, karena secara sistem, di e-Hajj Arab Saudi kuota petugas baru muncul petugas baru muncul yang 1 persen, 2.210, maka kita belum bisa untuk merekrut petugas yang lebih banyak," jelasnya.

Menurut dia, apabila ada tambahan, maka pihaknya akan menggelar tes untuk merekrut petugas haji.

"Jadi mereka ikut tes, ataupun kemudian tenaga profesional tertentu yang kita tunjuk, misal dari unsur tenaga kesehatan, kemudian dari unsur TNI/Polri untuk perlindungan jemaah haji, kemudian dari unsur rumah sakit, untuk penangangan penyakit," kata dia.

Baca juga: Serba-serbi Ibadah Haji 2025, Jemaah Calhaj asal Sragen Tertua Berusia 89 Tahun, Termuda 18 Tahun

Menurutnya, dengan berkurangnya kuota petugas haji, tentu akan berpengaruh kepada layanan haji.

Meski demikian, pihaknya berkomitmen untuk tetap memberikan layanan maksimal, agar jemaah calon haji bisa melaksanakan ibadah haji dengan baik.

Para petugas haji juga akan mengikuti bimbingan teknis mulai 14-30 April 2025, sehingga mereka memiliki kemampuan untuk menjawab problematika berkurangnya jumlah petugas. 

Baca juga: Ibadah Haji 2025, Calhaj Asal Sragen Sementara Sebanyak 887 Orang, Kemungkinan Masih Bisa Bertambah

"Misalnya pengaruh di petugas kloter, yang biasanya lima, sekarang petugas kloter baru 3, mudah-mudahan ada penambahan, sehingga petugas kloter bisa kita tambah," terangnya.

"Ya, ini tantangannya meskipun petugas berkurang, Pak Menteri sudah wanti-wanti betul, layanan tidak boleh menurun, ini tantangan kita, jadi kalau dulu petugas haji setara dengan satgas, sekarang ini istilahnya seperti Kopassus," pungkasnya.

(*)

 

 

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved