Klaten Bersinar

Pemkab Klaten Evaluasi CFD Jalan Mayor Kusmanto, Matangkan Konsep Baru! 

TribunSolo.com/Ibnu Dwi Tamtomo
RAMAI ORANG. Suasana pelaksanaan kebijakan hari bebas kendaraan bermotor atau car free day (CFD) di Jalan Mayor Kusmanto, Minggu (13/4/2025). Bakal ada konsep baru yang menarik. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Hari ini Pemkab Klaten melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten kembali menggelar CFD di JI Mayor Kusmanto, Desa Semangkak, Kecamatan Klaten Tengah, Klaten, Minggu (13/4/2025). 

Tepatnya dari Simpang Pandanrejo sampai Simpang Bramen sejak pukul 05.00 hingga 09.00 WIB. 

Kegiatan CFD kembali digelar setelah berakhinya masa mudik dan balik Lebaran Tahun 1446 H/ 2025 M. 

Dari pantauan TribunSolo.com di lokasi, antusiasme masyarakat cukup tinggi. 

Terbukti Jalan Mayor Kusmanto dibanjiri ribuan masyarakat yang datang dari segala penjuru dan merubah jalan aspal menjadi lautan manusia selama 4 jam pelaksanaannya. 

Setelah sebelumnya santer dikabarkan CFD di lokasi tersebut akan berpindah tempat. Namun hingga saat ini kabar tersebut belum juga terealisasi. 

Kabar terbaru, Pemerintah Kabupaten Klaten berencana melakukan penyesuaian pada pelaksanaan kebijakan hari bebas kendaraan bermotor atau CFD itu. 

Rencana tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo kepada awak media. 

Pihaknya akan menerapkan ide atau gagasan baru terkait pelaksanaan kebijakan jalan bebas asap kendaraan bermotor itu. 

"CFD pertama (selelah Lebaran) tetap masih di Mayor Kusmanto, tapi mungkin ke depan ada akan ada surprise," jelas Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. 

Rencananya, akan ada pola baru yang akan diterapkan pada kebijakan hari bebas kendaraan bermotor itu.

"Kita akan bikin pola baru 2 minggu di sana, 2 minggu di tempat baru," terangnya. 

Saat dikonfirmasi lebih lanjut, Hamenang memilih merahasiakan lokasi. 

Baca juga: Kenal Sambut Dandim/0723 Klaten, Bupati Hamenang Beri Apresiasi Letkol Czi Bambang Setyo Triwibowo

"Tapi tempat barunya masih kami rahasiakan, masih dikaji dulu. Kalau sudah oke baru akan kita gelar."

"Segera, coming soon. Ya, pokoknya ditunggu aja nanti," imbuhn Hamenang.

Pihaknya berencana untuk menganggat tinggi semangat pelaksanaan CFD, yakni memberi ruang kepada masyarakat untuk melakukan aktivitas olahraga di jalan raya.

"Jadi sekali lagi spirit kami car free day ini bukan pasar tiban, tapi bagaimana kemudian space jalan utama ini kita bebaskan dari polusi udara, sehingga warga masyarakat bisa berkegiatan olahraga di situ," terangnya.  

"Bahwasanya ada kemudian pasar tibannya monggo. Tapi kembalikan ruang terbuka ini kembali dengan semangatnya car free day," jelasnya. 

Hamenang mengaku, perubahan waktu dan lokasi tersebut murni gagasannya. 

Dirinya berharap, dua lokasi yang disiapkan menjadi solusi dalam mengatasi kemacetan di hari Minggu, khususnya di Jalan Mayor Kusmanto yang menjadi akses utama menuju Gerbang Tol Klaten, Kecamatan Ngawen, Klaten. 

"Ya, itu memang kebijakan kami saja. Biar ada refresh saja sama biar agar lebih merata UMKM-nya kemudian bisa berkegiatan." 

"Sekaligus mengurangi tingkat kemacetan yang ada di sana karena kan dari dan menuju tol kan," paparnya. (*)