Gebrakan Respati Ardi

Ketika Wali Kota Solo Minta Kembalikan Iuran Wisuda, Ada Panitia yang Terlanjur DP Gedung dan Samir

Wali Kota Solo Respati Ardi meminta mengembalikan bagi yang terlanjur membayar iuran wisuda di 28 SMP Negeri se-Kota Solo.

|
Tribun Solo / Ahmad Syarifudin
LARANGAN IURAN WISUDA. Ketua Panitia Wisuda SMP N 7 Surakarta Joko Prayitno saat ditemui Selasa (6/5/2025). Wali Kota Solo Respati Ardi meminta mengembalikan bagi yang terlanjur membayar iuran wisuda di 28 SMP Negeri se-Kota Solo. Padahal, ada yang terlanjur membayar uang muka atau down payment (DP). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Wali Kota Solo Respati Ardi meminta mengembalikan bagi yang terlanjur membayar iuran wisuda di 28 SMP Negeri se-Kota Solo.

Padahal, ada yang terlanjur membayar uang muka atau down payment (DP).

Baca juga: Larang Iuran Wajib, Wali Kota Solo Minta Kembalikan Iuran Wisuda 28 SMP di Kota Solo

Salah satunya Ketua Panitia Wisuda SMP N 7 Surakarta Joko Prayitno yang terlanjur membayar DP Rp 6 juta untuk sewa gedung dan samir.

“Kami sebagai panitia bertanggung jawab untuk mengembalikan itu. DP baru gedung sama samir totalnya Rp 6 juta,” ungkapnya saat ditemui Selasa (6/5/2025).

Pihaknya akan melakukan negosiasi ulang terhadap pihak penyewaan gedung. Ia berharap uang muka bisa dikembalikan utuh.

“DP gedung 5 juta. Kita akan negosiasi. Mudah-mudahan bisa. Sewanya di gedung 10 juta. Yang sudah menjadi DP nanti kita negosiasikan lagi. Apakah itu kita bisa tarik kembali,” tuturnya.

LARANGAN IURAN WISUDA. Wali Kota Solo Respati Ardi melakukan inspeksi mendadak di SMP N 7 Surakarta, Selasa (6/5/2025).  Di kesempatan itu, ia meminta semua iuran yang sudah masuk untuk wisuda dikembalikan.
LARANGAN IURAN WISUDA. Wali Kota Solo Respati Ardi melakukan inspeksi mendadak di SMP N 7 Surakarta, Selasa (6/5/2025). Di kesempatan itu, ia meminta semua iuran yang sudah masuk untuk wisuda dikembalikan. (Tribun Solo / Ahmad Syarifudin)

Baca juga: Alasan Wali Kota Solo Longgarkan Aturan Rapat di Hotel, Bantu Gerakkan Lagi Sektor Perhotelan

Ia pun segera melaksanakan pengembalian iuran bagi 70 dari total 257 siswa yang sudah membayar. Masing-masing siswa dibebani Rp 280 ribu.

“Sudah saya bilang untuk hadir hari ini nanti kita pisahkan uang tersebut sesuai dengan yang sudah membayar nanti kita kembalikan. Per kelas sudah membayar. Kalau kemarin nitipnya ke siswa orang tua tidak bisa hadir kita titipkan ke siswa,” jelasnya.

Ia berkomitmen untuk mengikuti arahan Wali Kota Solo untuk meniadakan iuran wajib untuk wisuda ini.

“Kita ikuti aturannya dari Pak Wali saja. Kalau misalnya ini untuk ditiadakan kami meniadakan. Untuk yang sudah membayar untuk dikembalikan kita kembalikan,” ungkapnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved