Penahanan Ijazah di Solo

Geger Curhat Bekas Pegawai Restoran di Solo, Ijazah Ditahan Saat Minta Resign

Dugaan penahanan ijazah terhadap bekas pegawai oleh salah satu restoran di Kota Solo mencuat belum lama ini.

TRIBUNSOLO.COM/HANANG YUWONO
IJAZAH - Ilustrasi surat ijazah, beberapa waktu lalu. Dugaan penahanan ijazah terhadap bekas pegawai oleh salah satu restoran di Kota Solo mencuat pada awal Mei 2025 ini. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dugaan penahanan ijazah terhadap bekas pegawai oleh salah satu restoran di Kota Solo mencuat belum lama ini.

Kabar penahanan ijazah tersebut pertama kali diketahui dari laporan salah seorang warga di laman ULAS pada awal Mei 2025 ini.

Dalam ULAS tersebut, pengunggah melaporkan apa yang ia alami kepada Wali Kota Solo Respati Ardi mengenai penahanan ijazah yang dilakukan salah satu restoran bekas tempat kerjanya.

"Laporan Mas Wali: Selamat Malam, saya Friska warga asli Solo, sebelumnya saya mau bercerita kalau sejak 27 April 2025 saya mulai bekerja dengan jaminan kontrak kerja 1 tahun menahan ijazah asli saya, tapi baru berjalan 2 Minggu ternyata saya tidak betah bekerja di situ karena toxic lalu saya mau menyampaikan baik-baik ke head kitchennya kalau saya mau resign tapi ditemui tidak mau dan saya dipersulit," tulis pengunggah.

"Saya hanya berulang ulang di suruh baca surat kontrak kerjanya, ya saya mengakui memang saja sudah menandatangani surat kontrak kerjanya tapi saya sudah bernegosiasi untuk mengembalikan ijazah saya tetapi pihak sana tidak bersedia menanggapi saya, padahal saya bekerja di situ sebentar baru 2 Minggu, Eman ijazah asli saya bagaimana ya, terima kasih," lanjut pengunggah.

IJAZAH - Ilustrasi surat ijazah, beberapa waktu lalu. Dugaan penahanan ijazah terhadap bekas pegawai oleh salah satu restoran di Kota Solo mencuat pada awal Mei 2025 ini.
IJAZAH - Ilustrasi surat ijazah, beberapa waktu lalu. Dugaan penahanan ijazah terhadap bekas pegawai oleh salah satu restoran di Kota Solo mencuat pada awal Mei 2025 ini. (Istimewa/Akun Facebook @Wisnu Restu Prabowo)

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Solo Respati Ardi menerangkan pihaknya telah menyoroti laporan tersebut.

Respati menegaskan pihaknya telah mendelegasikan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Solo untuk menyelesaikan masalah tersebut.

"Kami langsung jemput, tadi saya sudah berkoordinasi dengan Disnaker untuk bisa mengambil ijazahnya," ungkap Respati saat ditemui di sela kegiatan, Minggu (11/5/2025).

Namun demikian, Respati menegaskan dirinya akan turun tangan sendiri bila masalah penahanan ijazah tersebut tidak segera diselesaikan.

"Tapi kalau sampai nggak dapat (dikembalikan) saya yang akan ambil sendiri," lanjutnya.

Baca juga: Muncul Aduan Perusahaan Tahan Ijazah Asli Karyawan di Solo, Padahal Sudah Dilarang

Sampai saat ini, Respati mengaku masih menunggu laporan dari Disnaker terkait bagaimana proses komunikasi dengan pihak restoran.

Upaya ini diakui Respati agar tidak ada pekerja di Kota Solo yang mengalami penahanan ijazah oleh pihak perusahaan.

"Intinya tidak ada, secara khusus di Kota Solo. Pekerja yang ditahan ijazahnya," pungkas Respati.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved