SDII Al Abidin Yogyakarta Gelar Cambridge Supporting Program, Hadirkan Dua Guru Tamu Internasional!

Melalui kegiatan ini, siswa diperkenalkan pada kehidupan sosial, budaya, serta kebiasaan masyarakat di berbagai negara. 

Tayang:
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Rifatun Nadhiroh
TribunSolo.com/Dok. SDII Al Abidin Yogyakarta
PROGRAM DUKUNGAN - Siswa SDII Al Abidin Yogyakarta mengikuti program Cambridge Supporting Program bertajuk Cross Cultural Understanding dengan menghadirkan secara langsung 2 guru internasional, Rabu (21/1/2026). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, YOGYAKARTA - Siswa SDII Al Abidin Yogyakarta mengikuti pembelajaran yang begitu istimewa pada Rabu (21/1/2026).

Dimana, para siswa kedatangan dua guru tamu internasional, yakni Mr. Bari dari Pakistan dan Ms. Aisha dari Kazakhstan.

Kedua guru tersebut berperan sebagai pemateri yang secara langsung berinteraksi dengan siswa dalam proses pembelajaran.

Rangkaian kegiatan yang memberikan para siswa pengalaman baru tersebut dikemas dalam program Cambridge Supporting Program bertajuk Cross Cultural Understanding yang digelar SDII Al Abidin Yogyakarta.

Baca juga: Siswi TKII Al Abidin Klaten Melaju ke Final Nasional Putri Kebaya 2026, Bawa Misi Cintai Budaya RI

Kegiatan yang dikemas dengan begitu menarik ini, diikuti sangat antusias para siswa SDII Al Abidin Yogyakarta.

Melalui kegiatan ini, siswa diperkenalkan pada kehidupan sosial, budaya, serta kebiasaan masyarakat di berbagai negara. 

Guru tamu internasional yang hadir menyampaikan materi dengan metode interaktif, termasuk bercerita mengenai kehidupan sehari-hari di negara asal mereka serta memperkenalkan budaya dan tradisi khas masing-masing.

Kepala SDII Al Abidin Yogyakarta, Kartika Desi Purwanti menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk memperkaya wawasan global siswa sejak dini, sekaligus menumbuhkan sikap saling menghargai terhadap perbedaan budaya. 

Diharapkan, melalui kegiatan Cross Cultural Understanding, siswa dapat memiliki kesadaran global serta mampu bersikap terbuka dan toleran dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menghadirkan pembelajaran yang berorientasi internasional dan mendukung pengembangan karakter siswa di era globalisasi.

Baca juga: Yayasan Al Abidin Gelar Workshop Diikuti Puluhan Guru se-Jateng DIY: Selaraskan Standar Pembelajaran

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved