Melaka Jadi Incaran Turis Indonesia, Apa Keistimewaannya?
Ragam destinasi ini berhasil mengantarkan Melaka masuk dalam daftar "10 Destinasi Terbaik di Asia Tahun 2017" versi panduan perjalanan Lonely Planet
TRIBUNSOLO.COM - Keheningan hulu Sungai Melaka mulai terpecah.
Buih-buih riam bergelombang, saling berkejaran.
Dari buritan, di kejauhan terlihat bangunan-bangunan berwarna merah peninggalan Belanda.
Hulu Sungai Melaka memang jadi pijakan awal bila melakukan perjalanan dengan perahu sewaan.
Jangan kaget akan banyak pemandangan yang membuat terkagum-kagum setelahnya.
Tepat ketika melewati kaki bukit St Paul, wisatawan yang menikmati pelayaran langsung disuguhi bangunan tua berwarna merah tadi.
Plus, gudang-gudang tua di wilayah Chinatown di sekitarnya.
Banyaknya bangunan peninggalan Portugis, Belanda, dan Inggris, membuat Melaka atau yang juga dikenal dengan sebutan Bandar Melaka menjadi kota metropolitan yang paling bersejarah di Malaysia.
Ragam destinasi ini berhasil mengantarkan Melaka masuk dalam daftar "10 Destinasi Terbaik di Asia Tahun 2017" versi panduan perjalanan terkemuka Lonely Planet.
Zona historis utama adalah sebuah bangunan kolonial yang berada di wilayah Chinatown.
Situs wisata sejarah ini bahkan telah lebih dulu ditetapkan sebagai situs warisan dunia atau World Heritage oleh Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-bangsa (UNESCO) pada 2008.
Favorit turis Indonesia
Keberadaan Sungai Melaka yang membelah kota membuat Melaka jadi pilihan destinasi yang berbeda.
Sepanjang perjalanan, wisatawan dijamin tak akan bosan.
Selain bangunan bersejarah yang dicat berwarna-warni, ada juga mural yang dilukis oleh seniman jalanan di sepanjang sisi sungai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/melaka_20170824_085554.jpg)