Awal Puasa Ramadan 2018, Kinerja Jasa Pengiriman Ekspedisi Kereta Api Meningkat 10 Persen

Memasuki bulan Ramadan 2018, pengelola jasa pengiriman barang ekspedisi meningkat hingga 10 persen dari biasanya.

Penulis: Garudea Prabawati | Editor: Daryono
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Memasuki bulan Ramadan 2018, pengelola jasa pengiriman barang ekspedisi meningkat hingga 10 persen dari biasanya.

Salah satunya yang dirasakan PT Herona Express, yang sudah mengalami mengalami peningkatan jumlah pengiriman barang bahkan seminggu sebelum puasa.

Pelaksana Perjanjian (PPj) Perwakilan Solo, Pratiwi Adi Setyorini menyebutkan di awal puasa saat ini dalam sehari volume pengiriman bisa mencapai 3,5 ton.

"Lebih tinggi sekitar 10 persen kalau dibandingkan hari biasa, volume pengiriman yang mencapai 3 ton," ujarnya saat berbincang dengan TribunSolo.com, saat ditemui media di kantor PT Herona Express, Jl. Abdul Rahman Saleh No. 29 Solo, Senin (21/5/2018).

Baca: Tewaskan 12 Orang, Sopir Truk Laka Maut di Bumiayu Brebes Ditetapkan sebagai Tersangka

Terkait komoditas barangnya, barang yang paling banyak dikirim ke luar kota Solo yakni garmen.

Sedangkan barang yang masuk ke kota Solo paling banyak adalah farmasi.

Ada juga pengiriman Old Day Chicken (ODC) yang diternak untuk ayam ras atau ayam potong di mana momen bulan puasa juga mengalami peningkatan.

ODC tersebut di hari biasa hanya 25 box per hari malah kadang 2 hari sekali baru ada pengiriman.

Memasuki Ramadan kali ini meningkat, bahkan 30 box per hari saat bulan puasa.

"Untuk lokasi terjauh pengiriman dari Solo yakni ke Jakarta, dan yang paling sering yakni tujuan Purwokerto," ujarnya.

Baca: Lahirkan Bayi Perempuan, di Malam Persalinan Fairuz A Rafiq Masih Ngidam, Begini yang Terjadi

Pratiwi menyebut, massa pengiriman barang akan terus meningkat hingga seminggu sebelum Lebaran.

Bahkan prediksi saat mendekati Lebaran nanti peningkatan mencapai 30 persen hingga 40 persen.

"Untuk operasional kami akan tutup selama 2 minggu untuk libur Lebaran, yaitu seminggu sebelum dan seminggu sesudah Lebaran," terangnya.

Terkait biaya pengiriman, kebijakan perusahaannya memutuskan tidak ada kenaikan tarif meski momen Ramadan.

Untuk pengiriman dengan berat 1-10 kilogram dipatok Rp 60 ribu.

Sedangkan selebihnya dipatok Rp 2.500 per kg untuk area yang dekat atau Rp 5 ribu untuk area yang jauh.

Baca: Surat Suara Pilgub Jateng 2018, KPU Solo Tambah Lembar Cadangan 2,5 Persen dari DPT

Di Pulau Jawa, area terjauh pengiriman biasanya seputaran Jakarta sedangkan di luar pulau Jawa yang terjauh di seputaran Denpasar, Bali. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved