Kabar Duka, Ustaz Solmed Kabarkan Ustaz Cepot Meninggal Dunia

Penulis: Daryono
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ustaz Cepot

TRIBUNSOLO.COM - Penceramah Kh. Ahmad Ihsan atau akrab disapa Ustaz Cepot dikabarkan meninggal dunia.

Kabar itu disampaikan oleh Ustaz Solmed di akun Instagramnya, Senin (28/8/2018).

"Innaa Lillaahi Wa Innaa Ilaihi Rooji'uun... Selamat Jalan Sahabat dan Guru ku, KH. Ahmad Ihsan ( ustadz Cepot ) semoga Allah merahmatimu , menjadikan jariyah atas segala amal dan ilmu mu. Alfaatihah," tulisnya.

Atas postingan tersebut, ucapan duka cita pun mengalir di akun Solmed. 

Hingga berita ini ditulis belum ada informasi lebih lanjut terkait kabar tersebut.

Pantauan TribunSolo.com, bulan Januari 2018 lalu Ustaz Cepot memang sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

Hal itu tampak dari akun @ustadzcepotmanagement.

Namun selang sebulan berikutnya, terlihat kondisi penceramah ini sudah mulai membaik.

Ia juga mengucapkan terima kasih untuk umat yang telah mendoakannya.

Ustaz Cepot dikenal setelah ia kerap mengisi acara ceramah di televisi.

Bernama asli Ahmad Ihsan, umat mengenalnya sebagai Ustadz Cepot.

Melansir dari laman ustadzcepot.com, julukan itu muncul karena kekhasan wajah dan karakter jenakanya dalam berdakwah.

Adapun, dia mengawali pendidikan agamanya di Darurrahman Jakarta, sebuah pesantren asuhan KH. Syukron Ma’mun.

Di sinilah disiplin ilmu agama dan pengembangan dirinya dimulai.

Kemudian jenjang pendidikan ia lanjutkan ke pesantren Al-Makmur Kota Tangerang.

Pria kelahiran Tangerang, 9 April 1958 ini menempuh pendidikan S1 di UIN Bandung pada Fakultas Tarbiyah.

Karena keinginannya untuk terus mendapatkan ilmu sebanyak-banyaknya, sambil kuliah ia pun masih mengaji di sebuah pesantren salafy Bustanul Wildan di daerah Cileunyi, Bandung Putra dari pasangan H. Syai’in dan Hj.

Ia juga dikenal sebagai salah satu penceramah yang memiliki gaya hidup sederhana.

Hal itu ia dapatkan karena di masa mudanya ia pernah berjualan rokok asongan.

Sampai nasib baik datang kepada Ustaz Cepot, yang kemudian dipercaya untuk mengajar Alquran dan menjadi guru di beberapa sekolah.

Karena bakatnya dalam menyampaikan ilmu agama, lelaki yang pernah menjadi kepala sekolah dibeberapa sekolah ini pun mulai menjadi ustaz muda di berbagai majlis ta’lim.

Dengan cepat ia digemari oleh jemaah karena memiliki gaya penyampaian yang apa adanya namun indah dan terarah.

Ustaz Cepot juga merupakan pembina Pondok Pesantren Ibadurrahman.

Dan tahun 2006, adalah tahun pertama pria berketurunan Betawi ini berdakwah di stasiun televisi nasional sampai sekarang.

Hampir seluruh Indonesia pernah ia datangi untuk mensyiarkan islam, termasuk keluar negeri.

Sebagai tokoh agama hari-harinya diisi dengan kesibukan berdakwah dan membina umat dan para santri menjadi umat terbaik. (TribunSolo.com/Daryono/Hanang Yuwono)