Berita Persis Solo

Persis Solo vs PSIM Jogja, 2 Wali Kota Gibran & Haryadi Akan Lihat Langsung di Stadion Manahan

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti, dengan Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka di Balaikota Solo, Selasa (10/11/2021).

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SOLO -  Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti berencana melihat langsung Derby Mataram antara Persis Solo dan PSIM Jogja.

Laga sarat gengsi itu bakal tersaji di Stadion Manahan, Senin (15/1/2021).

"Saya Insya Allah akan nonton. Nanti saya dengan perwakilan Brajamusti, hanya ketua dan sekjen," katanya, Rabu (10/11/2021).

"Karena ada satu hal yang lebih berharga sehingga saya nonton, jangan disalahartikan, karena saya meminta suporter tak menonton langsung ke stadion," imbuhnya.

Haryadi Suyuti memprediksi laga Persis Solo melawan PSIM Jogja akan sangat seru. 

Pasalnya, PSIM Jogja berkeinginan merebut posisi Persis Solo di puncak klasemen sementara grup C Liga 2.

Baca juga: Pesta Gol ke Gawang Persijap, Kado Beto cs Untuk Persis, Warganet Sumringah : Solo Full Senyum

Baca juga: Brace Rivaldi & Beto, Bikin Persis Solo Pesta Gol, Coach Eko : Mereka Pekerja Keras

Di sisi lain, Persis Solo ingin mempertahankan catatan kemenangan untuk mengamankan posisi puncak klasemen. 

"PSIM dan Persis tentu semua ingin tampil maksimal, mari dijaga dengan sprotivitasnya. Jadi kalau Menang ora umuk, kalah ra ngamuk. Jadi pahami itu sebagai dinamika olahraga," ujarnya.

Selain itu, dia juga meminta para suporter tidak mudah terprovokasi, apalagi dengan perang di media sosial. 

"Di tengah lapangan berkompetisi seperti biasa, diluar lapangan lebih mute, apalagi di medsos," kata dia. 

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan, dirinya siap menemani Walikota Yogyakarta jika menonton laga Persis melawan PSIM di Stadion Manahan. 

Gibran optimis, laga Persis Solo melawan PSIM Jogja akan berjalan lancar, aman, dan damai.

"Pertandingan besok santai aja. Tapi pengaman tetap siap siaga, tapi saya yakin adem ayem," pungkasnya. (*)