Pemilu 2024

Hasil Survei Litbang Kompas : Elektabilitas PSI Naik Jadi 2,6 Persen, Lampaui PPP

Dari hasil survei Litbang Kompas, menunjukkan bahwa elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meningkat.

Tayang:
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Dokumentasi Tim Media Prabowo Subianto
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyambangi Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Rabu Sore (2/8). 

TRIBUNSOLO.COM - Berikut hasil survei Litbang Kompas pada 29 November-4 Desember 2023 terkait tren elektabitas partai politik (parpol) peserta Pemilu 2024.

Dari hasil survei Litbang Kompas, menunjukkan bahwa elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meningkat.

Bahkan Litbang Kompas mencatat PSI memiliki elektabilitas tertinggi di antara partai-partai politik nonparlemen.

Baca juga: Istilah Asam Sulfat Jadi Bahan Ejekan di Media Sosial, Gibran : Saya Bukan Orang yang Sempurna

Melihat hasil survei Litbang Kompas, PSI mendapat elektabilitas sebesar 2,6 persen, melonjak dari angka 0,8 persen dalam survei terakhir pada Agustus 2023 lalu.

"Ini merupakan angka elektabilitas tertinggi yang pernah diraih PSI. Sebelumnya tingkat keterpilihan parpol itu kurang dari 1 persen," tulis peneliti Litbang Kompas Yohan Wahyu, Selasa (12/12/2023), dikutip dari harian Kompas.

PSI juga mengungguli Partai Persatuan Pembangunan (2,4 persen) yang memiliki kursi di Senayan.

Yohan menilai efek dukungan terhadap Prabowo-Gibran turut mempengaruhi elektabilitas PSI.

Sebab sebelumnya pasangan nomor urut dua, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, juga tertinggi dalam survei capres-cawapres yang dirilis Senin (11/12/2023).

Baca juga: Kenapa Anies Kerap Sindir Prabowo-Gibran tapi Tidak ke Ganjar-Mahfud? Pengamat Ungkap Analisisnya

"Gerindra dan Prabowo, misalnya, menjadi dua entitas yang saling menyatu dan melekat. Hal yang sama juga dilakukan PSI, dengan masuknya Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Joko Widodo, yang kini menjadi ketua umum partai itu," tulis Yohan. 

Sementara itu, elektabilitas partai-partai politik lainnya tercatat berada di bawah 2 persen.

Litbang Kompas mencatat survei elektabilitas Partai Persatuan Indonesia turun menjadi 1,7 persen, sedangkan Partai Hati Nurani Rakyat stagnan di 0,8 persen.

Partai-partai lain seperti Partai Buruh, Partai Bulan Bintang, Partai Ummat, Partai Garda Perubahan Indonesia dan Partai Gelombang Rakyat elektabilitasnya juga di bawah 1 persen.

Baca juga: TKN Klaim Prabowo tak Ada Persiapan Khusus Jelang Debat Perdana, Sudah Sangat Paham Tentang Hukum

Adapun survei ini diikuti oleh 1.364 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi di Indonesia.

Metode tersebut tersebut memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error lebih kurang 2,65 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana. Survei dibiayai sepenuhnya oleh Harian Kompas.

Berikut ini peta elektabilitas partai politik menurut hasil survei Litbang Kompas:

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved