Klaten Bersinar
BPS Klaten Siapkan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Berlangsung Mei-Juli, Data Usaha Digital Jadi Sorotan
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Klaten mulai mematangkan persiapan Sensus Ekonomi 2026.
Sekitar 1.000 petugas disiapkan untuk pendataan lengkap unit usaha yang akan berlangsung Mei hingga Juli 2026.
Hal itu disampaikan Kepala BPS Klaten Cahyo Kristiono usai mengikuti focus group discussion (FGD) di Aula Gedung Diskominfo Klaten lantai 1, Rabu (11/2/2026).
FGD tersebut membahas publikasi Kabupaten Klaten Dalam Angka 2026 sekaligus menjadi forum sosialisasi awal Sensus Ekonomi 2026.
Ruangan aula tampak tertata rapi dengan meja kayu memanjang membentuk huruf U. Sejumlah perwakilan OPD, instansi vertikal, BUMN, dan BUMD duduk menghadap layar presentasi besar.
Beberapa peserta mencatat, lainnya membuka laptop dan gawai. Di depan ruangan, pemateri menyampaikan paparan sambil memegang mikrofon.
Baca juga: Mendikdasmen Abdul Mu’ti Resmikan Revitalisasi 92 PAUD hingga SMK di Klaten: Kebijakan dari Presiden
Cahyo menjelaskan, FGD ini digelar sebelum publikasi Kabupaten Klaten Dalam Angka 2026 diterbitkan.
“Jadi untuk kegiatan pada pagi hari ini adalah fokus group discussion (FGD) pembahasan publikasi Kabupaten Klaten Dalam Angka 2026,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut difasilitasi Pemkab Klaten melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).
“Pesertanya ini meliputi OPD, instansi vertikal, kemudian BUMN, BUMD di mana mereka merupakan kontributor atau produsen data,” jelasnya.
Di forum yang sama, BPS juga menyosialisasikan Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, termasuk Klaten.
“Jadi sensus ekonomi 2026 ini merupakan pendataan lengkap unit kegiatan usaha. Ini dilaksanakan di seluruh Indonesia termasuk di Kabupaten Klaten,” katanya.
Ia menyebut, pendataan akan memotret struktur ekonomi, karakteristik usaha, hingga perkembangan usaha digital.
“Digital, ini jadi kata kunci untuk sensus kali ini,” tegasnya.
Pelaksanaan sensus di Klaten diperkirakan melibatkan lebih dari 1.000 petugas. Saat ini, BPS masih menunggu informasi resmi sembari mempersiapkan rekrutmen dan manajemen lapangan.
“Untuk pelaksanannya di 2026 ini mulai bulan Mei sampai dengan Juli 2026,” ungkapnya.
Data yang dikumpulkan mencakup populasi usaha, karakteristik rumah tangga usaha, daya saing, omzet, aset, hingga tantangan yang dihadapi pelaku usaha.
Baca juga: Pemkab Klaten Instruksikan Kibarkan Bendera Setengah Tiang, Wakil Bupati Benny Indra Ardhianto Wafat
Sementara itu, Kepala Bidang Komunikasi dan Statistika Diskominfo Klaten Pinandita Bima Mahendra, menegaskan peran Diskominfo sebagai wali data daerah.
“Dinas Kominfo sendiri sebagai wali data. Jadi kegiatan statistik ini ada satu data di Kabupaten Klaten Dinas Kominfo,” ujarnya.
Ia menjelaskan, BPS bertindak sebagai pembina data, sementara sekretariat data berada di Bapperida (Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah).
“Jadi, kita sama BPS itu satu tim. BPS ini sebagai pembina data dan Kominfo sebagai wali datanya,” katanya.
Kerja sama tersebut diharapkan membuat data di Klaten semakin terstruktur dan lengkap, sekaligus mendukung kelancaran Sensus Ekonomi 2026.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Focus-Group-Discussion-FGD-digelar-BPS-Klaten-bekerjasama.jpg)