Klaten Bersinar
Bupati Hamenang Setahun Pimpin Klaten, Program Bedah Rumah Sentuh 1.039 Unit,PR Masih 8.000 RTLH
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN – Genap setahun memimpin Kabupaten Klaten, program penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) era Bupati Hamenang Wajar Ismoyo dan mendiang Wakil Bupati Benny Indra Ardhianto telah menyasar 1.039 unit sepanjang 2025.
Memasuki satu tahun kepemimpinan periode 2025–2030, capaian sektor perumahan menjadi salah satu indikator kinerja duet kepala daerah muda tersebut.
Data Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperwaskim) Klaten mencatat, total penanganan RTLH selama 2025 mencapai 1.039 unit.
Namun, pekerjaan rumah masih panjang karena sekitar 8.000 unit rumah warga masih masuk kategori tidak layak huni.
Baca juga: DPUPR Klaten Genjot Infrastruktur 2025, Dari Pelebaran Jalan hingga Pembangunan Mako Damkar
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo sendiri dilantik pada 20 Februari 2025 bersama Wakil Bupati Benny Indra Ardhianto.
Benny kemudian wafat pada 7 Februari 2026.
Rincian program kabupaten
Pada level APBD Kabupaten Klaten, pembangunan RTLH terealisasi:
APBD: 227 unit (Rp 3,405 miliar)
APBD Perubahan: 126 unit (Rp 1,89 miliar)
Total dari APBD kabupaten mencapai 353 unit dengan anggaran Rp 5,295 miliar.
Angka ini menjadi tulang punggung intervensi daerah dalam program bedah rumah sepanjang tahun pertama pemerintahan.
Dukungan lintas sumber
Selain dari APBD kabupaten, penanganan RTLH juga ditopang berbagai sumber pendanaan lain.
Rinciannya:
- Bantuan Provinsi Jawa Tengah: 310 unit (Rp 6,2 miliar)
- Baznas Provinsi: 19 unit (Rp 380 juta)
- Baznas Kabupaten: 100 unit (Rp 1,5 miliar)
- BSPS Kementerian PKP: 255 unit
- CSR: 2 unit
TWC: Rp 60 juta dan PT Dugapat: Rp 20,5 juta
Akumulasi seluruh sumber tersebut menghasilkan penanganan 1.039 unit RTLH selama 2025.
Tantangan masih besar
Meski ribuan rumah telah tersentuh program perbaikan, backlog RTLH di Klaten masih cukup tinggi.
Data terakhir menunjukkan sekitar 8.000 unit rumah warga masih memerlukan penanganan.
Dengan sisa kebutuhan tersebut, percepatan program perumahan diperkirakan masih menjadi pekerjaan utama pemerintah daerah pada tahun-tahun berikutnya.
Momentum satu tahun kepemimpinan ini sekaligus menjadi penanda awal capaian sekaligus tantangan lanjutan bagi Pemerintah Kabupaten Klaten dalam menekan angka RTLH di wilayahnya.
Baca juga: Setahun Bupati Hamenang Memimpin, DLH Klaten Beber Fakta: 54 TPS 3R Aktif, Lindi TPA Troketon Diolah
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Hermiyati-dan-keluarga-menerima-program-RLH.jpg)