Klaten Bersinar

Info Kuliner Enak di Delanggu Klaten, Ada Tempat Makan yang Rindang dan Estetik

TribunSolo.com/Zharfan Muhana
Lompya Duleg khas Delanggu Kabupaten Klaten. 

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Kabupaten Klaten di Jawa Tengah tak hanya terkenal dengan deretan umbul yang menjadi daya tarik wisata andalannya. 

Daerah ini juga menyimpan berbagai destinasi menarik yang tersebar di sejumlah kecamatan, salah satunya Delanggu.

Kecamatan Delanggu selama ini identik sebagai sentra penghasil beras berkualitas yang namanya sudah dikenal luas hingga sejak era Hindia Belanda.

Beras Delanggu bahkan pernah menjadi salah satu komoditas unggulan yang memiliki reputasi tinggi di Indonesia.

Meski dikenal sebagai kawasan pertanian, Delanggu memiliki lebih banyak hal untuk ditawarkan.

Baca juga: Kuliner Enak Dekat Pasar Delanggu Klaten yang Wajib Dicoba, Soto Garing atau Soto Kering Tanpa Kuah

Dalam beberapa tahun terakhir, wilayah ini mulai berkembang sebagai destinasi wisata alternatif dengan beragam tempat menarik yang patut dikunjungi.

Letaknya yang berada di jalur utama penghubung Yogyakarta dan Surakarta juga membuat Delanggu mudah dijangkau sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan tersebut.

Dari pusat Kota Solo, Delanggu berjarak sekitar 20 kilometer atau dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 34 menit menggunakan sepeda motor.

Akses menuju Delanggu pun semakin praktis karena terdapat stasiun yang dilayani perjalanan KRL, sehingga memudahkan wisatawan untuk menjelajahi berbagai sudut kecamatan ini tanpa harus membawa kendaraan pribadi.

Jika berencana berkunjung, berikut rekomendasi wisata menarik di Delanggu yang bisa masuk daftar destinasi Anda.

1. Taman Sehat Rejosari

Terletak di Rejosari, Sabrang, Taman Sehat Rejosari menghadirkan suasana pedesaan yang alami dan asri.

Tempat ini cocok untuk edukasi dan rekreasi, serta menyediakan fasilitas kolam renang dan area bersantai.

Menu makanan di sini khas Nusantara seperti nasi bancakan, nasi gunungsari, nasi langgi, hingga nasi campur yang disajikan dalam suasana tradisional.

Lokasi ini sangat cocok untuk keluarga dan rombongan sekolah.

Alamat: Rejosari, Sabrang, Delanggu, Klaten.

Taman Sehat Rejosari atau Tasero hanya berjarak 1,7 kilometer, atau bisa ditempuh 4 menit sepeda motor.

2. Kulineran Lompya Duleg

Tugu Lumpia Duleg berisi potongan kecambah dengan campuran pati ogok ini menjadi ciri khas Dukuh Lemburejo, Desa Gatak, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, Sabtu (16/1/2021).
WISATA KLATEN - Tugu Lumpia Duleg berisi potongan kecambah dengan campuran pati ogok ini menjadi ciri khas Dukuh Lemburejo, Desa Gatak, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, Sabtu (16/1/2021). (TribunSolo.com/Mardon Widiyanto)

Desa Gatak belum menjadi destinasi wisata formal, namun memiliki kekayaan kuliner khas yang unik: Lumpia Duleg.

Kudapan ini sepintas mirip lumpia Semarang, namun ukurannya lebih kecil (sekitar 5 cm) dan memiliki cita rasa khas dari kulit berbahan campuran tepung terigu dan pati onggok, dengan isian utama berupa tauge.

Uniknya, hanya 14 kepala keluarga di Dusun Lemburejo, Desa Gatak, yang masih mempertahankan tradisi membuat Lumpia Duleg.

Makanan ini bahkan telah didaftarkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) ke Kemendikbud, dan telah memperoleh HAKI dari Kemenkumham.

Desa Gatak Klaten ini hanya berjarak 900 meter, atau bisa ditempuh 2 menit sepeda motor

(*)