Tari Bambangan Rampak Cakil Buka Upacara Hardiknas di Solo
Dengan kostum hitamnya, dan muka yang dirias seperti buto atau raksasa, tampak bahwa mereka adalah sosok jahat.
Penulis: Bayu Ardi Isnanto | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Bayu Ardi Isnanto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Tari Bambangan Rampak Cakil membuka peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Stadion Sriwedari Solo.
Sebanyak 60 penari dari jurusan Tari SMK Negeri 8 Solo menghibur ribuan peserta upacara, Senin (2/5/2016).
Para Cakil menunjukkan kelincahannya saat mememasuki lapangan.
Dengan kostum hitamnya, dan muka yang dirias seperti buto atau raksasa, tampak bahwa mereka adalah sosok jahat.
Penonton kemudian bersorak ketika para Limbuk berlari masuk ke arena upacara.
Gerakan-gerakan konyolnya membuat penonton tertawa.
Limbuk memang sosok yang lucu dalam cerita pewayangan.
Terakhir, sosok Arjuna muncul untuk melibas para Cakil.
"Bila kita akan menuju cita-cita, pasti ada rintangan, dengan tekad, segala rintangan pasti akan dapat dilalui," kata Guru Tari SMKN 8 Solo, Ruli Tri Hapsari menceritakan maksud tari tersebut.
Setelah tarian selesai, prosesi upacara bendera Hardiknas segera dimulai. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/tari-bambangan-rampak-cakil-smkn-8-solo-hardiknas_20160502_111312.jpg)