Kerjasama SPN dengan Persis Solo Akan Ditinjau Ulang
CEO Persis Solo, Paulus Haryoto dalam sambutannya mengakui bahwa kondisi kerjasama dengan SPN dalam kondisi kurang baik.
Penulis: Imam Saputro | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Perjanjian antara Persis Solo sebagai klub dengan PT Persis Solo Saestu (PSS) dan Syahdana Properti Nusantara (SPN) akan ditinjau ulang.
"Ini harus ada pemahaman dulu antara manajemen klub Persis, manajemen PT PSS, dan SPN," kata Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, seusai audiensi membahas nasib Persis Solo, Jumat (6/1/2017).
Menurut Rudy, Persis Solo harusnya dimiliki oleh Klub Persis Solo, bukan milik PT PSS.
"Kalau sudah tercipta pemahaman seperti itu, harus segera dilakukan komunikasi dengan SPN," tambah Rudy.
Supaya di masa depan, posisi semua pihak akan jelas.
CEO Persis Solo, Paulus Haryoto dalam sambutannya mengakui bahwa kondisi kerjasama dengan SPN dalam kondisi kurang baik.
Hal tersebut dikarenakan SPN menginginkan penguasaan saham Persis Solo, baik klub maupun PT PSS secara penuh.
Dalam pertemuan audiensi ini hadir perwakilan dari 26 tim internal Persis.
Juga dihadiri pengurus Persis Solo dan Pasoepati.
Audiensi ini bertujuan membahas kerjasama antara SPN selaku penyandang dana dengan Klub Persis Solo. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/persis-solo_20170107_080507.jpg)