Kontroversi Pasar Klewer Solo

Tembok Basemen Pasar Klewer Jebol, Ini Kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo

Ambrolnya tembok basement Pasar Klewer, Solo, pada Senin (24/4/2017) mendapat perhatian dari Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo, Subagyo.

Penulis: Facundo Crysnha Pradipha | Editor: Daryono
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
Sisa tembok yang jebol. Difoto Senin (24/4/2017) siang. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ambrolnya tembok basemen Pasar Klewer, Solo, pada Senin (24/4/2017) mendapat perhatian dari Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo, Subagyo.

Mewakili Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Subagyo, menegaskan, tembok ambrol murni kecelakaan.

Subagyo memastikan, kerusakan tembok yang tertabrak troli tersebut tidak disebabkan karena kurang kuatnya bangunan.

"Murni kecelakaan karena tembok terhantam troli yang membawa barang hampir 100 kilogram," ungkapnya kepada wartawan Selasa (25/4/2017) siang.

Petugas Linmas Gajahan mengecek tembok pembatas basement sisi selaran yang ambrol di Pasar Klewer Solo, Senin (24/4/2017) siang.
Petugas Linmas Gajahan mengecek tembok pembatas basement sisi selaran yang ambrol di Pasar Klewer Solo, Senin (24/4/2017) siang. (TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA)

Subagyo mengungkapkan, sekuat dan sekokoh apapun tembok pasti hancur bila ditabrak beban seberat itu.

Menurutnya, kecelakaan di lantai semi basement Pasar Klewer itu murni disebabkan oleh kelalaian buruh angkut.

Dia mengimbau Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) yang menaungi buruh angkut di pasar untuk mengarahkan anggota.

Mereka diharap mengangkut sesuai kemampuan alat dan fisik masing-masing.

“Kalau memang tidak kuat jangan dipaksakan kalau ada kerusakan seperti tadi kan yang rugi kita semua,” paparnya.

Selanjutnya, Subagyo berharap pihak PT Adhi Karya sebagai kontraktor tahap dua pembangunan Pasar Klewer bersedia melalukan perbaikan.

“Mudah-mudahan mau memperbaiki karena ini kan masih dalam masa perawatan (pemeliharaan bangunan,-Red),” beber Subagyo menambahkan.

Seperti diberirakan sebelumnya, tembok dengan ketinggian sekitar satu meter dan tebal sekitar sepuluh sentimeter itu ambruk usai dihantam troli pada Senin sekitar pukul 12.00 WIB.

Baca: Tertabrak Troli Pengangkut Barang, Tembok Batas Basement Pasar Klewer Solo Ambrol

Saat ini, sisa tembok bangunan tinggal separuh membentuk miring dengan dipasang dua pot tanaman menutupi bekas bongkahan.

Dalam hal itu, tembok yang ambrol terdapat di sisi selatan akses masuk basement Pasar Klewer.
aa
Akses tersebut digunakan pedagang maupun pekerja troli untuk bongkar muat barang dagangan. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved