Penjelasan Kepala SD Mutiara Persada di Bantul yang Suratnya Viral

Nilai ujian dengan angka tinggi, bagi sebagian orang, masih menjadi tolak ukur keberhasilan dalam pendidikan.

Editor: Daryono
@yanskii
surat kepala sekolah 

TRIBUNSOLO.COM, YOGYAKARTA - Nilai ujian dengan angka tinggi, bagi sebagian orang, masih menjadi tolak ukur keberhasilan dalam pendidikan.

Karena hal ini, beberapa waktu lalu, seorang siswi SMP di Klaten bunuh diri setelah dimarahi orangtuanya. 

Untuk menumbuhkan semangat orangtua dalam mengembangkan bakat dan kemampuan siswa, Suwarsana, Kepala SD Mutiara Persada, Sumberan, Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, DIY, melakukan hal yang tidak biasa. 

Ia menulis surat cinta pada 69 orangtua murid kelas VI di SD yang dipimpinnya.

Baca: Dibagikan Ribuan Netter, Surat Kepala Sekolah SD di Bantul ke Orang Tua Murid Ini Sita Perhatian

Intinya, nilai bukanlah segalanya.

Berikut penggalan isisurat cinta sang kepala sekolah: 

"Bersama surat ini kami sampaikan bahwa Ujian anak Anda telah selesai. Saya tahu Anda cemas dan berharap anak Anda berhasil dalam ujiannya. Tapi, mohon diingat, di tengah-tengah para pelajar yang menjalani ujian itu, ada calon seniman, yang tidak perlu mengerti Matematika.  Ada calon pengusaha, yang tidak butuh pelajaran sejarah atau Sastra. Semoga surat ini bermanfaat dan dapat menyadarkan kita tentang sudut pandang terhadap anak-anak kita. Amin. Mohon maaf apabila kurang berkenan."

Suwarsana mengaku ' surat cinta' tersebut merupakan surat pribadinya untuk seluruh wali murid kelas VI saat pengumuman hasil Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) tingkat SD.

"Sebelum saya sampaikan pengumuman tak kasih surat itu."

"Tolong terima surat cinta saya ini," katanya menyepertikan ucapannya kepada seluruh wali murid, Jumat (9/6/2017).

Suwarsana mengatakan, tak ada maksud lain dalam surat tersebut.

Surat itu hanya berisi kata motivasi tersebut.

Hasil USBN yang diraih anak didik, baik itu baik maupun buruk, tidak bisa dijadikan patokan kesuksesan seseorang di masa yang akan datang.

Banyak orang yang gagal dalam sekolahnya, justru lebih berhasil dalam kehidupannya.  

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved