Pemkot Solo Buka Lebar Mutasi ASN dari Luar Daerah
Adapun kekurangan ASN di Kota Solo mencapai 2.000an personel karena kebijakan moratorium CASN
Penulis: Imam Saputro | Editor: Putradi Pamungkas
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo membuka kesempatan selebar-lebarnya untuk mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN) dari luar daerah yang ingin bekerja di Kota Solo.
“Kami ini setiap tahun pensiun setidaknya 400an ASN, dan yang kosong banyak, maka jika ada yang ingin pindah ke Solo , kami buka pintu selebar-lebarnya,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Solo Rakhmat Sutomo kepada TribunSolo.com, Sabtu (10/3/2018).
Namun, Rakhmat mengakui jika permasalahan yang sama juga terjadi di berbagai daerah di luar Solo.
“Biasanya kami acc, tapi dari daerah yang ditinggalkan tidak acc karena belum dapat pengganti,” jelas Rakhmat.
Baca: Sebut Hidup Prilly Latuconsina Lebih Berkah karena Patuh pada Orang Tua, Annisa Bahar Sindir Juwita?
Adapun kekurangan ASN di Kota Solo mencapai 2.000an personel karena kebijakan moratorium CASN.
Kekosongan kursi ASN karena pensiun terus bertambah karena kebijakan moratorium perekrutan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) oleh Pemerintah Pusat belum juga dicabut.
Salah satu upaya memenuhi kebutuhan pegawai, Pemkot mengangkat tenaga kerja dengan perjanjian kerja (TKPK).
Adapun penerimaan pegawai baru berstatus TKPK juga tidak sepenuhnya menyelesaikan kekurangan ASN.
Baca: Kocak! Ridwan Anwar Bocorkan Chat Pribadi Fakhrul Razi Soal Rina Nose yang Buat Hatinya Nyesek
Selain anggaran Pemkot terbatas, masih ada jabatan-jabatan yang tidak bisa diisi oleh TKPK.
“Seperti bagian administrasi , kemudian bagian keuangan itu harus ASN, tidak boleh TKPK,” kata Rakhmat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/pemkot-solo_20180310_175024.jpg)